Jakarta, IDN Times - Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Polri mendesak Presiden RI Prabowo Subianto untuk memprioritaskan agenda reformasi Polri. Sebab, Prabowo dinilai lebih memilih kunjungan luar negeri.
“Presiden Prabowo Subianto yang seharusnya berfokus pada komitmen membenahi Polri, justru tidak kunjung bertemu dengan KPRP karena alasan sibuk mengikuti Board of Peace bentukan Donald Trump, kunjungan luar negeri, dan masih harus menunggu tanggal pasti pertemuan yang diatur oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) dan Sekretaris Kabinet (Seskab). Padahal, KPRP telah selesai merampungkan rekomendasi per 2 Februari 2026,” kata Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Jaringan YLBHI Arif Maulana dalam konferensi pers yang disaksikan melalui YouTube, Senin (27/4/2026).
