Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prabowo Pimpin Hari Kesaktian Pancasila 2026 Tanpa Pidato Khusus
Presiden Prabowo Subianto ketika memimpin upacara hari Kesaktian Pancasila 2026. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Monumen Lubang Buaya, Jakarta Timur, tanpa menyampaikan pidato khusus.

  • Rangkaian upacara mencakup pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, ikrar, dan doa; Prabowo mengapresiasi komandan upacara atas pelaksanaan yang tertib.

  • Prabowo berdoa di lokasi ditemukannya tujuh jenderal dan meresmikan renovasi Museum Kesaktian Pancasila sebelum meninggalkan lokasi sekitar pukul 08.52 WIB.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 tanpa menyampaikan pidato khusus serta meresmikan renovasi Museum Kesaktian Pancasila.
  • Who?
    Prabowo Subianto, Sultan Bachtiar Najamudin, Ahmad Muzani, Puan Maharani, Nasaruddin Umar, dan komandan upacara terlibat dalam rangkaian kegiatan.
  • Where?
    Upacara dan peresmian renovasi berlangsung di Monumen Lubang Buaya serta Museum Kesaktian Pancasila, Jakarta Timur.
  • When?
    Kegiatan berlangsung pada Kamis, 1 Oktober 2026, pagi hari. Prabowo meninggalkan Museum Kesaktian Pancasila sekitar pukul 08.52 WIB.
  • Why?
    Peringatan Hari Kesaktian Pancasila digelar untuk memaknai tetap dipertahankannya Pancasila sebagai dasar negara setelah pembunuhan sejumlah perwira TNI Angkatan Darat pada 30 September 1965.
  • How?
    Ketua DPD membacakan teks Pancasila, Ketua MPR membacakan Pembukaan UUD 1945, Ketua DPR membacakan ikrar, Menteri Agama memimpin doa, lalu Prabowo berdoa dan meresmikan museum.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Presiden Prabowo memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Jakarta. Ia tidak memberi pidato khusus. Pak Sultan membaca Pancasila, Pak Ahmad membaca pembukaan UUD 1945, dan Bu Puan membaca ikrar. Prabowo lalu berdoa dan meresmikan Museum Kesaktian Pancasila yang sudah diperbaiki. Setelah upacara tertib, ia pergi dari museum.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pelaksanaan upacara yang tertib, dengan keterlibatan pimpinan DPD, MPR, DPR, dan Menteri Agama, memperlihatkan penghormatan institusional terhadap Pancasila melalui rangkaian yang khidmat. Peresmian renovasi Museum Kesaktian Pancasila juga memberi ruang yang lebih terawat untuk mengenang peristiwa Lubang Buaya dan memaknai keteguhan Pancasila sebagai dasar negara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto tak menyampaikan pidato khusus di momen Hari Kesaktian Pancasila pada Kamis (1/10/2026) di Monumen Lubang Buaya, Jakarta Timur. Berdasarkan rangkaian acara, usai Prabowo tiba di lokasi, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sultan Bachtiar Najamudin membacakan teks Pancasila, lalu diikuti pembacaan teks pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 oleh Ketua Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani, pembacaan ikrar oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani dan ditutup dengan doa oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar.

Prabowo kemudian mengucapkan terima kasih kepada komandan upacara lantaran acara berlangsung dengan tertib.

"Terima kasih atas pelaksanaan upacara yang tertib. Terima kasih kepada komandan upacara yang telah melakukan tugas dengan baik, kembali ke tempat dan lanjutkan tugas," kata Prabowo pada pagi ini.

Mantan Menteri Pertahanan itu kemudian berdoa di depan lubang tempat ditemukannya jenazah tujuh jenderal yang gugur pada 30 September 1965.

Prabowo kemudian meresmikan renovasi Museum Kesaktian Pancasila. Di dalam museum itu digambarkan peristiwa pasca-terjadi pembunuhan terhadap tujuh jenderal yang kemudian ditetapkan sebagai Pahlawan Revolusi.

"Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, saya Prabowo Subianto, Presiden RI dengan ini meresmikan renovasi Museum Kesaktian Pancasila. Terima kasih," katanya.

Prabowo kemudian terlihat meninggalkan Museum Kesaktian Pancasila sekitar pukul 08.52 WIB. Hari Kesaktian Pancasila diberlakukan oleh pemerintahan Orde Baru yang diperingati tiap tanggal 1 Oktober.

Peringatan itu untuk memaknai momentum bahwa Pancasila tetap dipertahankan sebagai dasar negara. Sebab, pada 30 September 1965 terjadi pembunuhan terhadap sejumlah perwira TNI Angkatan Darat. Jenazah mereka ditemukan di satu lubang yang sama di area Lubang Buaya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article