Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prabowo Pimpin Panen Raya Tebu, Padi, dan Kedelai Garapan TNI di Malang
Presiden Prabowo Subianto (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto diagendakan memimpin panen raya tebu, padi, dan kedelai di lahan garapan yang didampingi TNI, Jumat (17/7/2026).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengatakan panen raya yang dipimpin Prabowo digelar di kawasan Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

"Program ketahanan pangan TNI melibatkan tiga matra sesuai keunggulan masing-masing. TNI AD mendampingi budidaya padi dan jagung, TNI AL mengembangkan kedelai, sedangkan TNI AU berfokus pada tebu," ujar Prasetyo dalam keterangannya.

1. Jumlah produksi yang dihasilkan

Presiden Prabowo Subianto (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Prasetyo menjelaskan, dari Januari hingga Juni 2026, pendampingan TNI AD telah mencakup 6,25 juta hektare lahan padi. Produksinya sekitar 19,2 juta ton berat. Jumlah tersebut untuk mendukung 44,24 persen target produksi beras nasional 2026.

"Di sektor kedelai, TNI AL mendampingi lahan seluas 2.432 hektare dengan potensi produksi 3.676 ton, sementara TNI AU mendampingi 236.048 hektare lahan tebu dengan potensi produksi 18,386 juta ton, setara sekitar 1,36 juta ton gula atau 45,05 persen target produksi gula nasional 2026," kata dia,

Menurut Prasetyo, Lanud Abdulrachman Saleh Malang menjadi contoh pengembangan ekosistem tebu yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

"Selain menghasilkan gula, tebu juga diolah menjadi bioetanol, bahan bakar ramah lingkungan, pupuk organik, dan berbagai produk industri bernilai tambah yang mendukung ketahanan energi serta memperkuat industri nasional," kata dia.

2. Ada 43 titik se-Indonesia yang ikut panen raya

Presiden Prabowo Subianto (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Secara terpisah, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyebutkan ada 43 titik se-Indonesia yang juga turut panen raya hari ini. Menurutnya, panen raya menjadi bagian dari dukungan swasembada pangan nasional.

“Bapak Presiden Prabowo akan memimpin panen raya serentak tebu, padi, dan kedelai yang dilaksanakan di 43 titik di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi TNI dalam mendukung percepatan terwujudnya swasembada pangan nasional,” kata Teddy.

3. Penguatan sektor pangan harus dilakukan secara terpadu

Presiden Prabowo Subianto (Youtube.com/Sekretariat Presiden)

Teddy menyampaikan, Presiden Prabowo ingin ada penguatan sektor pangan secara terpadu. Dengan adanya pendampingan dari TNI, pemerintah ingin adanya peningkatan produksi yang bisa menyejahterakan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, Bapak Presiden Prabowo ingin memastikan penguatan sektor pangan dilakukan secara terpadu, mulai dari peningkatan produksi, pendampingan kepada petani hingga hilirisasi, sehingga mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar dia.

Dalam kunjungan ke Kabupaten Malang, Prabowo didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article