Jakarta, IDN Times - Presiden RI, Prabowo Subianto menanggapi pertanyaan berbagai pihak soal tak kunjung menetapkan status bencana nasional usai banjir melanda Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Prabowo menilai, bencana itu melanda tiga dari 38 provinsi di Indonesia.
"Jadi saudara-saudara, masih ada yang mempersoalkan kenapa tidak bencana nasional? Ya masalahnya adalah kita punya 38 provinsi. Masalah ini berdampak di tiga provinsi. Masih ada 35 provinsi lain. Jadi kalau sementara kita, tiga provinsi ini kita sebagai bangsa, sebagai negara kita mampu menghadapi, ya kita tidak perlu menyatakan bencana nasional,” ujar Prabowo saat rapat bersama dengan sejumlah menteri dan kepala lembaga usai meninjau pembangunan huntara di Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1/2026).
Meski tidak ditetapkan sebagai bencana nasional, Prabowo menjamin pemerintah serius menangani bencana yang terjadi. Buktinya, kata dia, jajaran menteri dengan sigap hadir langsung untuk meninjau dampak bencana di lokasi.
"Tidak berarti kita tidak memandang ini sebagai hal yang sangat serius. Nyatanya, dari seluruh kabinet, hari ini ada berapa menteri di sini ya kan, dua sedang di Aceh Utara, 10 menteri sedang di Aceh sekarang, ada berapa menteri lagi yang sedang di tempat lain," tegas dia.
"Kita memandang sangat serius dan kita akan habis-habisan untuk membantu ya. Kita sudah siapkan anggaran cukup besar untuk mengatasi ini," imbuh Prabowo.
