Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pramono: Penataan Tanah Abang Tak Sekadar Seremonial Prabowo Lewat
Kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Intinya sih...

  • Pramono menegaskan penataan Tanah Abang bukan hanya seremonial atau hanya saat kedatangan presiden atau pejabat

  • Penataan dimulai dari pedestrian yang dibangun Pemprov DKI Jakarta

  • Trotoar harus difungsikan sesuai peruntukannya, tidak boleh digunakan untuk berdagang

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan penataan kawasan Pasar Tanah Abang tidak dilakukan hanya karena kunjungan Presiden atau pejabat negara. Dia menegaskan penertiban akan berjalan konsisten dan tidak bersifat seremonial semata.

Hal itu disampaikan Pramono saat menjawab pertanyaan jurnalis mengenai kondisi Tanah Abang, yang sempat tertib ketika Presiden Prabowo Subianto melintas.

"Jadi bukan hanya karena, misalnya, Bapak Presiden atau para menteri hadir atau gubernur bahkan gubernur sendiri," kata dia, Sabtu (14/2/2026).

1. Pramono mengaku bukan orang yang terlalu seremonial

Pemeriksaan Kondisi Pasar Tanah Abang Blok G, Senin (10/7/2023). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Pramono menekankan penataan kawasan tersebut merupakan komitmen jangka panjang Pemprov DKI Jakarta. Dia mengatakan hal itu tak berkaitan dengan hal-hal seremonial.

"Saya termasuk orang yang tidak mau terlalu hal yang bersifat apa ya, seremonial. Saya ingin hal yang lebih nyata dan untuk itu saya akan tertibkan. Pokoknya saya akan tertibkan," ujar politikus PDIP itu.

2. Memulai dengan penataan pedestrian

ilustrasi Pedagang Tanah Abang live di lapak Blok A Pasar Tanah Abang, Jumat (22/9/2023). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Maka, kata Pramono, penataan akan dimulai dari pedestarian yang dibangun pemerintah Jakarta. Penataan akan dilakukan dengan mengembalikan fungsi pedestrian seperti pada hakekatnya.

"Saya akan memulai karena saya sudah membuat statement terbuka bahwa pedestrian-pedestrian yang dibangun oleh Pemerintah DKI Jakarta yang baru," ujarnya.

3. Tak akan biarkan pedestrian untuk berdagang

Kondisi Pasar Tanah Abang Blok G, Senin (10/7/2023)/ IDN Times Dini Suciatiningrum

Pramono menegaskan trotoar yang dibangun Pemprov DKI Jakarta harus difungsikan sesuai peruntukannya, yakni untuk pejalan kaki. Dia menyebut biaya pembangunan dan perawatan pedestrian tidak kecil, sehingga penggunaannya harus dijaga. Dengan sikap tersebut, Pemprov DKI berkomitmen menata Tanah Abang secara berkelanjutan.

"Saya tidak izinkan untuk digunakan jualan cilok atau pun untuk apa ya, yang bukan fungsinya untuk pedestrian. Karena untuk membuat, merawat, itu juga biayanya besar," kata dia.

Editorial Team