Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan seluruh fasilitas kesehatan milik Pemprov DKI Jakarta disiagakan untuk melayani warga yang terdampak asap karhutla, termasuk masyarakat yang tidak memiliki KTP Jakarta.
Pramono mengatakan, layanan kesehatan tersebut disiapkan di 31 rumah sakit milik Pemprov DKI Jakarta, 44 puskesmas, dan 292 puskesmas pembantu (pustu).
“Bukan hanya KTP Jakarta, tapi siapa pun yang menggunakan puskesmas ataupun puskesmas pembantu atau rumah sakit itu dipersilakan selama yang bersangkutan terindikasi terkena hal yang berkaitan dengan asap dan sebagainya,” ujar Pramono.
