Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Profil Mayjen TNI Trenggono, Wadirut Agrinas Jadi Wakil Kepala BGN
Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Trenggono (Instagram/Kodim 0802 Ponorogo)
  • Mayjen TNI Trenggono resmi ditunjuk sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto, menggantikan pejabat sebelumnya.
  • Sebelum menjabat di BGN, Trenggono merupakan Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara dan pernah menjadi Staf Khusus Panglima TNI.
  • Trenggono memiliki latar pendidikan pemerintahan dan administrasi publik, serta aktif dalam program strategis nasional terkait ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi desa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Nama Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Trenggono menjadi sorotan setelah dipercaya menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Penunjukkan itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (2/6/2026) malam.

Adapun, Presiden RI, Prabowo Subianto, resmi menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru, menggantikan Dadan Hindayana. Selain itu, Prabowo juga menetapkan Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono untuk mengisi posisi Wakil Kepala BGN yang sebelumnya dijabat Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya.

Lantas siapa sebenarnya Mayjen TNI Trenggono?

Mayjen TNI Trenggono saat ini menjabat sebagai Wakil Direktur Utama (Wadirut) PT Agrinas Pangan Nusantara. Perwira tinggi TNI AD ini juga pernah mengemban tugas sebagai Staf Khusus Panglima TNI. Kini, dia aktif mengawal sejumlah program strategis nasional, termasuk pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Trenggono merupakan perwira TNI dengan latar belakang pendidikan pemerintahan dan administrasi publik yang kemudian dipercaya menduduki posisi strategis di lingkungan BUMN sektor pangan. Dalam berbagai kegiatan resmi PT Agrinas Pangan Nusantara, Trenggono tercatat menggunakan gelar akademik S.I.P. (Sarjana Ilmu Pemerintahan/Ilmu Politik) dan M.A.P. (Magister Administrasi Publik). Gelar tersebut menunjukkan latar belakang pendidikan yang berfokus pada tata kelola pemerintahan, kebijakan publik, dan administrasi negara.

Pada 2025, dia sempat menjabat sebagai Staf Khusus Panglima TNI. Dalam kapasitas tersebut, Trenggono terlibat dalam berbagai agenda sinergi antara TNI, pemerintah, dan BUMN, terutama yang berkaitan dengan penguatan ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi berbasis desa.

Editorial Team

Related Article