Comscore Tracker

Pemprov Kaltim Kembali Terima Bantuan 20 Unit Oxygen Concentrator

Kolaborasi antara swasta dan yayasan

Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi, menerima 20 unit oksigen konsentrator dari PT ITCI Hutani Manunggal (IHM) di area depan lobi Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada, Rabu (15/9/2021).

Mantan legislator Senayan itu memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada PT IHM, PT Kutai Refinery Nusantara (KRN) dan Tanoto Foundation karena telah memberikan 20 oksigen konsentrator untuk Kaltim.

1. Berawal dari keterlambatan oksigen di RSUD Kanudjoso Balikpapan

Pemprov Kaltim Kembali Terima Bantuan 20 Unit Oxygen Concentratorserah terima 20 oxygen concentrator 15 September 2021 (dok. Pribadi/KRN, IHM, TF)

Dalam kesempatan tersebut, Hadi membeberkan jika dirinya mendapat laporan dari RSUD Kanujoso Djatiwibowo di Balikpapan, karena adanya keterlambatan kedatangan oksigen menyebabkan tiga pasien meninggal dunia.

“Ini karena delapan jam keterlambatan datangnya oksigen. Alhamdulillah dengan adanya bantuan ini bisa menjadi kebaikan untuk kita semua, semoga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh RSUD yang menerima,” harapnya.

2. Bentuk dukungan penanganan Covid-19

Pemprov Kaltim Kembali Terima Bantuan 20 Unit Oxygen Concentratorserah terima 20 oxygen concentrator 15 September 2021 (dok. Pribadi/KRN, IHM, TF)

Di tempat yang sama, Direktur Utama PT IHM Noor Fuad mengutarakan bahwa bantuan ini merupakan salah satu partisipasi untuk memperkuat penanganan pasien Covid-19 di Kaltim.

“Bantuan ini merupakan wujud serta komitmen Tanoto Foundation bersama seluruh mitranya untuk mendukung pemerintah dalam penanganan pandemi. Kami berupaya memenuhi oksigen di tanah air untuk pasien Covid-19. Semoga bantuan ini bisa mengatasi kekurangan pasokan oksigen di Kaltim,” ucapnya.

Baca Juga: Lumbung Pangan untuk Penyangga Ibu Kota Negara di Kaltim

3. Distribusi oxygen concentrator ke 4 rumah sakit di Kaltim

Pemprov Kaltim Kembali Terima Bantuan 20 Unit Oxygen Concentratorserah terima 20 oxygen concentrator 15 September 2021 (dok. Pribadi/KRN, IHM, TF)

Sebanyak 20 unit oksigen konsentrator ini akan didistribusikan kepada RSUD Abdul Wahab Syahranie sebanyak 5 unit, RSUD Aji Muhammad Parikesit di Tenggarong 5 unit, RSUD Kanujoso Djatiwibowo di Balikpapan 5 unit dan RSUD Ratu Aji Putri di PPU.

“Oksigen konsentrator ini memiliki kapasitas 10 liter per menit dan mudah digunakan dengan tenaga listrik serta bermanfaat untuk pasien COVID-19 khususnya yang berada di daerah kita. Semoga apa yang diberikan ini dapat bermanfaat untuk menurunkan angka Covid-19 di Kaltim,” ujarnya. 

5. Bersama merawat oxygen concentrator

Pemprov Kaltim Kembali Terima Bantuan 20 Unit Oxygen Concentratorserah terima 20 oxygen concentrator 15 September 2021 (dok. Pribadi/KRN, IHM, TF)

H. Hadi Mulyadi juga berpesan agar RSUD yang menerima bantuan oksigen kosentrator dapat memelihara unit dengan baik. “Kalau ada masalah secara teknis bisa diperbaiki sesegera mungkin, jangan sampai alat ini tidak dapat digunakan. Dan bagi tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja keras selama ini, semoga dengan kedatangan alat ini mendapat kemudahan dalam bekerja,” terangnya.

Di kegiatan yang dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr HM Jauhar Efendi, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, Andi Muhammad Ishak, Kasatpol PP Kaltim, Gede Yusa, serta pejabat Dinas Kesehatan Kaltim, mantan legislator Karang Paci dan Senayan ini ini, kembali menggugah perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kaltim untuk peduli dalam penanggulangan wabah virus corona di daerah.

"Sudah banyak perusahaan yang memberikan bantuan. Tapi jujur, masih sedikit yang peduli, jika dihitung jumlah perusahaan beroperasi di Kaltim ini," ungkap orang nomor dua Benua Etam ini.

Baca Juga: Tiga Danau di Kaltim Masuk Prioritas Penyelamatan Nasional

Program PINTAR Photo Writer Program PINTAR

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Ernia Karina

Berita Terkini Lainnya