Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Progres Pembangunan IKN: Tahap I Hampir Selesai, Ekosistem Mulai Hidup
Staf Khusus Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Harold Yohanes Pantouw (Dok. IDN Times)

Jakarta, IDN Times — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkap perkembangan terbaru pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menyebut pembangunan tahap pertama IKN sudah hampir rampung dan kini mulai memasuki tahap kedua.

Troy mengatakan, perkembangan pembangunan IKN juga ditandai dengan mulai hidupnya ekosistem perkotaan. Hal itu terlihat dari semakin banyaknya pegawai yang menetap dan bekerja di kawasan tersebut hingga hadirnya berbagai fasilitas pendukung bagi masyarakat.

1. Pembangunan tahap pertama IKN hampir rampung

Staf Khusus Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Harold Yohanes Pantouw (Dok. IDN Times)

Troy menyebut pembangunan tahap pertama IKN sudah hampir 100 persen selesai. Sejumlah fasilitas utama juga telah rampung dan mulai dimanfaatkan, termasuk Masjid Negara yang disebut mampu menampung hingga 60 ribu jamaah.

"Iya. Sekarang masuk ke tahap kedua. Tahap pertama ya, boleh dikatakan sudah hampir 100 persen Jadi ya, memang yang harus diselesaikan, yang dijalankan oleh kementerian yang memang harus menuntaskannya, misalnya dari Kementerian PU ya," kata Troy dalam wawancara Ngobrol Seru by IDN Times yang tayang pada Selasa (21/7/2026).

Menurutnya, salah satu infrastruktur yang masih dalam tahap finalisasi adalah pembangunan jalan tol yang menghubungkan Balikpapan dengan IKN. Jalan tol tersebut diharapkan dapat difungsikan pada akhir 2026.

Selain itu, sejumlah fasilitas peribadatan juga telah tersedia di kawasan IKN. Menurut Troy, kompleks tersebut nantinya akan melayani kebutuhan masyarakat dari berbagai agama.

Troy mengatakan, sejumlah instansi juga sudah mulai berkantor di IKN. Di antaranya Bank Indonesia, BIN, Polri, Kopassus, Kementerian PU, Kementerian Perumahan, hingga beberapa pegawai Kementerian Perhubungan.

2. Ekosistem kota mulai hidup, 1.174 pegawai otorita tinggal di IKN

Plaza Seremoni di ruang komunal urban, di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim). (dok. Brantas Abipraya)

Perkembangan IKN juga terlihat dari mulai menetapnya para pegawai Otorita IKN di kawasan tersebut. Troy menyebut sekitar 1.174 pegawai Otorita IKN telah tinggal di IKN sejak 2025.

Para pegawai tersebut menempati hunian vertikal yang dilengkapi berbagai fasilitas. Troy menyebut terdapat 51 tower hunian yang tersedia untuk mendukung aktivitas para pegawai di kawasan ibu kota baru.

"Jadi sejak tahun 2025, kami pegawai Otorita Ibu Kota Nusantara itu sudah menetap di Ibu Kota Nusantara. Jadi ada sekitar 1.174 pegawai Otorita Ibu Kota Nusantara. Jadi ini ekosistem kotanya juga sudah mulai hidup," ujar Troy.

Menurut Troy, konsep IKN dirancang sebagai kota yang nyaman untuk dihuni dengan konsep 10 Minutes Walk City. Mobilitas masyarakat juga didukung oleh layanan bus listrik yang menghubungkan kawasan hunian, perkantoran, hingga sejumlah area publik.

"Jadi 10 menit bergerak ke satu titik yang ke titik lain itu udah nyampe, gitu. Karena memang kota ini dirancang sedemikian rupa untuk menjadi kota yang liveable city, artinya kota yang nyaman untuk dihuni, dan juga loveable city," katanya.

Selain fasilitas hunian dan transportasi, kawasan IKN juga mulai memiliki berbagai fasilitas komersial dan ruang publik. Troy menyebut sejumlah kafe, minimarket, perbankan, gerai makanan, hingga pelaku UMKM telah hadir untuk mendukung aktivitas masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat umum dapat mengunjungi IKN. Menurut Troy, kawasan tersebut terbuka bagi masyarakat yang ingin datang dan melihat langsung perkembangan ibu kota baru.

3. IKN tetap dibangun, bantah akan mangkrak

Potret Plaza Seremoni, ruang komunal urban di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim). (dok. Brantas Abipraya)

Troy turut menanggapi keraguan sebagian masyarakat yang menilai pembangunan IKN tidak berjalan atau mangkrak. Ia menegaskan bahwa pembangunan IKN tetap berjalan sesuai rencana dan terus dilanjutkan dari pemerintahan Presiden Joko Widodo hingga Presiden Prabowo Subianto.

"Semuanya on the track. Insyaallah ya, puji Tuhan. Jadi tidak ada keraguan, tidak ada hal-hal yang mengatakan bahwa IKN itu tidak berprogres. Mulai dari era Bapak Presiden Joko Widodo, sampai sekarang di Bapak Presiden Prabowo Subianto, ini era di mana IKN terus berjalan," tegas Troy.

Ia mengatakan, pembangunan IKN juga terus diarahkan untuk memenuhi fungsi pemerintahan secara utuh. Setelah sarana prasarana untuk fungsi eksekutif dibangun, pemerintah kini mulai mengembangkan fasilitas yang berkaitan dengan fungsi legislatif dan yudikatif.

Troy menjelaskan istilah ibu kota politik bukan berarti berkaitan dengan partai politik. Menurutnya, istilah tersebut merujuk pada terbangunnya tiga fungsi utama pemerintahan atau Trias Politica di IKN.

"Jadi terminologi itu sebetulnya sama saja dengan ibu kota seperti pada umumnya. Tetapi memang yang disampaikan itu adalah selesainya Trias Politica yang tiga fungsi pemerintahan, yaitu eksekutif. Nah, ini kan sudah terbangun seluruh sarana prasarananya untuk eksekutif, termasuk kantor menteri koordinator, hunian ASN, hunian wakil presiden," jelasnya.

Saat ini, kata Troy, pembangunan fasilitas untuk fungsi legislatif dan yudikatif masih berjalan. Fasilitas tersebut nantinya mencakup gedung parlemen serta sarana untuk lembaga yudikatif seperti Mahkamah Agung.

Ia pun mengajak berbagai pihak yang ingin melihat perkembangan pembangunan untuk datang langsung ke IKN.

"Kami di sana semangat untuk membangun. Silakan, karena ada adagium 'seeing is believing.' Lihat sendiri, jadi percaya. Tapi satu lagi, kalau lihat percaya, beritakan yang benar tentang IKN," pungkas Troy.

Curated For You

Editorial Team

Related Article