Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Prabowo juga menyoroti kritik keras yang dilontarkan PDIP kepada dirinya. Namun ia menganggap kritik itu sebagai masukan dan peringatan untuk bergerak ke arah yang lebih baik.
"Kadang-kadang saya malem-malem sebelum tidur, pilu hati saya, ini anggota PDIP, ini kritiknya kadang-kadang keras banget, tetapi saya sadar lama-lama sebetulnya mungkin ada dasarnya, ada pepatah yang mengatakan kalau orang mengingatkan kita, walaupun kita tidak suka dikasih peringatan, tetapi sebenarnya dia menyelamatkan kita," tuturnya.
Prabowo juga memerintahkan menterinya agar tender yang diikuti pengusaha terafiliasi PDIP tak dihambat. Dia mengungkapkan para menteri meminta arahan terkait hal tersebut.
"Saya selalu mengatakan, menteri-menteri minta petunjuk 'Pak ini bagaimana Pak? Ada proyek, ada tender, tapi ini di belakangnya PDIP' katanya. Bener? Ayo menteri-menteri benar kan?" kata dia.
Namun, dia menegaskan pemerintah tidak boleh melihat latar belakang politik dalam proses tender dan proyek. Pemenang tender harus dilakukan secara terbuka dan transparan.
"Apa jawaban saya? Tidak ada masalah, kalau dia menang dia menang aja, jangan kita lihat latar belakangnya. Bener? Saudara-saudara, tenang aja," ujar Prabowo.