Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Relawan Dukung Arahan Prabowo di Rapur, Soroti Birokrasi Hambat Usaha
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
  • Nasrullah mendukung arahan Presiden Prabowo agar kementerian dan lembaga tidak menghambat pengusaha, menegaskan birokrasi harus melayani masyarakat serta memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.
  • Ia menilai dunia usaha merupakan mitra strategis pemerintah, sehingga birokrasi perlu membangun pola kerja efektif dan profesional demi meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia.
  • Nasrullah mengajak seluruh elemen bangsa mendukung reformasi birokrasi yang transparan, berorientasi hasil nyata, dan berpihak pada kemajuan ekonomi serta kesejahteraan rakyat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
12 Mei 2026

Nasrullah menyampaikan dukungan terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto agar birokrasi menjadi fasilitator pertumbuhan ekonomi dan tidak menghambat dunia usaha. Ia menegaskan pentingnya kemudahan berusaha, kepastian hukum, dan pelayanan publik yang cepat.

20 Mei 2026

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 di Gedung DPR RI, Senayan. Dalam pidato itu, ia meminta kementerian dan lembaga untuk tidak menghambat pengusaha dalam menjalankan usaha maupun investasi di Indonesia.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Relawan Gebrakan Indonesia Berani Maju menyatakan dukungan terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kementerian dan lembaga tidak menghambat pengusaha dalam menjalankan usaha serta investasi di Indonesia.
  • Who?
    Pernyataan disampaikan oleh Ketua Umum Relawan Gebrakan Indonesia Berani Maju, Nasrullah, menanggapi pidato Presiden RI Prabowo Subianto dalam rapat paripurna DPR RI.
  • Where?
    Arahan Presiden disampaikan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, sementara tanggapan relawan diberikan melalui pernyataan kepada media di Jakarta.
  • When?
    Pernyataan Presiden disampaikan pada Rabu, 20 Mei 2026, dan tanggapan dari Nasrullah diberikan keesokan harinya, Kamis, 21 Mei 2026.
  • Why?
    Arahan tersebut bertujuan memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional dengan memastikan birokrasi berperan sebagai fasilitator pembangunan dan mendukung kemudahan berusaha serta investasi di Indonesia.
  • How?
    Dukungan disampaikan melalui seruan agar aparatur negara memprioritaskan pelayanan publik yang cepat dan profesional serta mendorong reformasi birokrasi untuk menciptakan iklim usaha yang sehat dan kompetitif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Presiden Prabowo bilang supaya orang di kantor pemerintahan jangan bikin susah orang yang mau buka usaha. Pak Nasrullah setuju dan bilang birokrasi harus bantu rakyat, bukan ngerepotin. Katanya kalau urusan cepat dan mudah, nanti banyak kerjaan baru dan ekonomi jadi maju. Sekarang semua diminta kerja lebih baik dan bantu pengusaha.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pidato Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya birokrasi sebagai fasilitator pembangunan disambut positif oleh relawan dan dunia usaha, mencerminkan semangat kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat. Dukungan terhadap kemudahan berusaha, pelayanan publik profesional, serta reformasi birokrasi menunjukkan tekad bersama untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui tata kelola yang lebih efisien.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Ketua Umum Relawan Gebrakan Indonesia Berani Maju, Nasrullah, mendukung arahan Presiden RI, Prabowo Subianto yang meminta kementerian dan lembaga tidak menghambat pengusaha dalam menjalankan usaha maupun investasi di Indonesia.

Prabowo menyampaikan hal itu dalam pidato Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).

Menurut Nasrullah, pesan Presiden menjadi penegasan bahwa birokrasi seharusnya hadir untuk melayani masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, bukan justru memperlambat proses usaha.

Dia menilai, kemudahan berusaha dan pelayanan publik yang profesional menjadi kebutuhan penting agar Indonesia mampu menciptakan iklim investasi yang sehat dan kompetitif.

1. Birokrasi harus jadi fasilitator pertumbuhan ekonomi

Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka (kanan) menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Nasrullah mengatakan, pernyataan Presiden menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional melalui dukungan terhadap dunia usaha.

“Pernyataan Presiden tersebut merupakan pesan penting bahwa birokrasi negara harus hadir sebagai fasilitator pembangunan, bukan justru menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Nasrullah kepada IDN Times, Kamis (12/5/2026).

Dia mengatakan, kemudahan berusaha, kepastian hukum, dan pelayanan publik yang cepat harus menjadi prioritas seluruh aparatur negara.

Menurut dia, langkah tersebut penting untuk mendorong investasi sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

“Sebagai relawan yang sejak awal mendukung perjuangan dan visi kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, kami menilai bahwa arah kebijakan tersebut menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar dia.

2. Pengusaha disebut mitra strategis negara

Presiden Prabowo Subianto pidato keuangan dalam RAPBN 2027 di DPR RI, Rabu (20/5/2026). (Youtube/TVParlemen)

Nasrullah juga menilai pengusaha tidak seharusnya dipandang negatif oleh birokrasi. Dia mengatakan, dunia usaha merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjalankan pembangunan nasional.

Oleh karena itu, dia meminta kementerian, lembaga, hingga aparatur birokrasi membangun pola kerja yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat maupun investor.

“Kami percaya bahwa pengusaha bukanlah pihak yang harus dicurigai, melainkan mitra strategis negara dalam menciptakan pembangunan nasional,” kata dia.

Dia juga menyoroti pentingnya reformasi budaya kerja di lingkungan birokrasi agar terbebas dari praktik yang memperlambat proses pelayanan publik maupun perizinan usaha.

Menurut Nasrullah, pelayanan yang cepat dan profesional akan memberikan dampak positif terhadap daya saing ekonomi Indonesia di tengah persaingan global.

3. Semua pihak perlu dukung dukung reformasi birokrasi

Presiden Prabowo Subianto (pakai kemeja krem) ketika meninjau Puskesmas Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. (Dokumentasi Sekretariat Presiden)

Nasrullah turut mengajak seluruh elemen bangsa mendukung agenda reformasi birokrasi yang berpihak pada kepentingan rakyat dan kemajuan ekonomi nasional.

Dia menilai pidato Presiden harus menjadi momentum evaluasi bagi seluruh penyelenggara negara agar bekerja lebih transparan dan berorientasi pada hasil nyata.

“Pidato Presiden harus menjadi momentum evaluasi bagi seluruh penyelenggara negara agar bekerja lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat,” ujar dia.

Nasrullah mengatakan, Indonesia membutuhkan sistem birokrasi yang mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat dan dunia usaha.

“Indonesia membutuhkan birokrasi yang melayani, bukan birokrasi yang mempersulit,” kata dia.

Editorial Team