Jakarta, IDN Times - Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Mayjen TNI Iwan Bambang Setiawan mengatakan, pihaknya tetap akan memberangkatkan 756 prajurit TNI untuk rotasi pasukan perdamaian di misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Rencananya ratusan prajurit TNI itu akan diberangkatkan pada akhir Mei 2026.
"Tanggal 22 Mei ini rencana rotasi akan segera dilaksanakan sesuai dengan waktu penugasan satu tahun. Kan sudah satu tahun lebih pasukan yang sebelumnya berada di sana," ujar Iwan di Cimahi, Bandung pada Kamis (2/4/2026).
Keputusan untuk tetap mengirim pasukan ke misi UNIFIL menjadi tanda tanya bagi publik, sebab tiga prajurit TNI gugur akibat serangan militer Israel. Tiga prajurit itu gugur dalam dua insiden berbeda. Sedangkan lima prajurit TNI lainnya terluka dan masih mendapat perawatan di rumah sakit.
Sementara, Pemerintah Malaysia memerintahkan pasukannya di UNIFIL agar menghentikan sementara semua kegiatan operasional usai gugurnya tiga prajurit TNI. Menteri Pertahanan Malaysia, Mohamed Khaled Nordin, juga memerintahkan agar tingkat keamanan di markas Malbatt-850 13 diperketat.
