Putra budayawan dan cendikiawan muslim Emha Ainun Najib, Sabrang Mowo Damar Panuluh alias Noe Letto (YouTube/Sabrang MDP Official)
Terkait kompetensinya di bidang pertahanan, Sabrang mengakui dirinya bukan jenderal dan tidak memahami taktik militer secara teknis. Namun, ia menilai pengalamannya sebagai pembicara dan peneliti isu sosial menjadi bekal utama dalam membaca ancaman non-fisik terhadap negara.
“Jadi kompetensi saya di mana? Mungkin kalau anda ngetrek pendidikan, ngetrek video yang sudah saya lakukan, mungkin ngetrek dari saya dipercaya oleh orang untuk menjadi pembicara, itu lebih banyak dari panggung saya dari Letto. Pembicara dari pelosok desa sampai Moskow,” ujarnya.
Sabrang lantas melontarkan kelakar, agar publik bisa memerika ke akal imitasi (AI), apakah ia kompeten atau tidak di bidang pertahanan nasional modern.
"Apakah Sabrang qualified? Gitu aja karena Anda sudah percaya Grok kok. Tanya Grok udah percaya, tanya Gemini yang bisa riset, deep riset. Apakah saya kompeten di situ?" ucap dia.
Ia juga menegaskan independensinya meski bergabung ke DPN. Jabatan sebagai tenaga ahli DPN yang diambil sudah melewati berbagai proses dan pertimbangan panjang. Sikap kritisnya tidak akan berubah hanya, karena terlibat dalam struktur resmi pemerintahan. Sabrang juga membantah merapat ke pemerintahan karena semata-mata untuk mendapatkan pekerjaan.
"Kalau anda melihat saya setahun terakhir ngomong dan anda mengatakan saya cukup kritis pada timeframe salah satu tahun terakhir itu, ada fakta di belakang layar bahwa dalam satu tahun itu saya juga ngasih input ke DPN. Ngasih input bukan sebagai ingin dapat jabatan, tapi memang saya terus melakukan itu. Seperti saya pernah ngasih input ke beberapa kementerian, salah satunya ke DPN juga," tutur Sabrang.
"Jadi kalau melihat fakta itu, input yang saya berikan itu bersinggungan dengan ketika kamu mengatakan bahwa saya kritis. Kalau logikanya adalah kemudian saya cari pekerjaan, setahun ini saya gak akan kayak gitu. Cari jabatan, setahun ini saya gak akan kritis. Setahun ini saya akan mulai baik-baik kepada pemerintah agar mendapatkan jabatan agar kemudian terus jadi baik-baik itu," imbuh dia.