- Nama asli: Sabrang Mowo Damar Panuluh
- Nama panggung: Noe
- Tanggal lahir: 10 Juni 1979
- Tempat lahir: Yogyakarta
- Band: Letto
- Posisi: Vokalis
- Pekerjaan: Musisi, pencipta lagu
- Almamater: University of Alberta, Kanada
- Orangtua: Emha Ainun Nadjib/Cak Nun (ayah)
- Instagram: @sabrangmdp_official
Biodata dan Profil Noe Letto, Vokalis Band yang Kini Tenaga Ahli DPN

Lama tak terdengar namanya di kancah musik Indonesia, vokalis band Letto, Noe, baru-baru ini mencuri perhatian. Ia dilantik sebagai tenaga ahli Dewan Pertahanan Nasional pada 15 Januari 2026.
Nama Noe dikenal masyarakat luas lewat karier musiknya bersama band Letto pada era awal 2000-an. Sudah jarang terlihat bermusik, sang vokalis banyak membagikan konten tentang self improvement di media sosialnya.
1. Biodata Noe Letto

2. Perjalanan karier Noe Letto

Lahir di keluarga yang akrab dengan dunia seni, ketertarikan Noe dengan musik sudah muncul sejak kecil. Awalnya, ia mendalami proses produksi musik di Studio Kiai Kanjeng yang merupakan tempat aktivitas kreatif Cak Nun. Ia kemudian membentuk band Letto bareng teman-teman SMA, yakni Ari, Dhedot, dan Pathub pada 2004.
Album debut mereka yang bertajuk Truth, Cry and Lie meledak di pasar musik. Lagu-lagu dengan lirik reflektif dan melodi menenangkan semacam "Ruang Rindu," "Sandaran Hati," dan "Sebelum Cahaya" mengangkat nama Letto di era awal 2000-an. Setelah itu, kesuksesan berlanjut ke album-album selanjutnya yakni Don't Make Me Sad, Lethologica, dan Cinta... Bersabarlah.
Noe juga sempat mendirikan Pic[k]Lock Productions pada 2008, sebuah rumah produksi yang fokus pada film sarat artistik dan reflektif. Melalui rumah produksi ini, Noe terlibat sebagai produser di tiga film berjudul Minggu Pagi di Victoria Park, Rayya, Cahaya di Atas Cahaya, dan Tjokroaminoto: Guru Bangsa.
3. Karya dan penghargaan Noe Letto

Noe Letto telah banyak melahirkan sederet karya yang meraih penghargaan di dunia musik dan juga film. Berikut daftarnya:
Album
- Truth, Cry, and Lie (2005)
- Don't Make Me Sad (2007)
- Lethologica (2009)
- Cinta... Bersabarlah (2011)
- Best Of The Best Letto (2014)
Single
- Kedamaian Sejati (2013)
- Hati Garuda (2014)
- Kasih Tak Memilih (2016)
- Kangen Deso (2018)
- Fatwa Hati (2020)
- Sebening Senja (2025)
Film (sebagai produser)
- Minggu Pagi di Victoria Park (2010)
- Rayya, Cahaya di Atas Cahaya (2012)
- Tjokroaminoto: Guru Bangsa (2015)
Penghargaan
- SCTV Music Awards 2007 - Album Pendatang Baru ("Truth, Cry and Lie")
- Anugerah Planet Muzik 2007 - Duo/Kumpulan Baru Terbaik ("Truth, Cry and Lie")
- Anugerah Musik Indonesia 2008 - Special Award Ring Back Tone ("Ruang Rindu")
- Anugerah Musik Indonesia 2008 - Perancang Grafis Terbaik (Agustinus Supredo "Don't Make Me Sad")
- MTV Indonesia Awards 2008 - Best Video Of The Year ("Permintaan Hati")
- Festival Film Bandung 2015 - Film Bioskop Terpuji (Tjokroaminoto: Guru Bangsa)
- Piala Maya 2015 - Film Cerita Panjang Terpilih (Tjokroaminoto: Guru Bangsa)
Setelah vakum di industri musik, Noe Letto juga dikenal sebagai pembicara yang kerap membagikan pandangan kritis tentang isu politik, sosial, maupun kepribadian.


















