Comscore Tracker

Setya Novanto Bantah Mengetahui Rekayasa Tabrak Tiang Lampu di Permata Hijau

"Masak Ketua DPR sengaja menabrakan diri ke tiang listrik?"

Laporan oleh Gregorius Aryodamar Pranandit

Jakarta, IDN Times - Terdakwa Setya Novanto akhirnya datang ke Pengadilan Tipikor pada Jumat (27/4) untuk memberi kesaksian terkait kasus upaya perintangan penyidikan terhadap dirinya. Dalam kasus ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menetapkan dua orang tersangka, yakni mantan kuasa hukum Novanto, Fredrich Yunadi dan dokter Bimanesh Sutarjo. 

Kesaksian Novanto pada hari ini didengarkan untuk terdakwa dokter Bimanesh. Dokter senior yang bekerja di RS Medika Permata Hijau itu diduga memberikan diagnosa yang telah direkayasa. Tujuannya, agar penyidik KPK urung menangkap Novanto. 

Pada pekan lalu, Novanto sempat mangkir karena tengah menyiapkan duplik dalam kasus korupsi KTP Elektronik. 

Lalu, apa saja yang disampaikan oleh Novanto?

1. Bantah mengetahui soal kecelakaan di Permata Hijau adalah rekayasa

Setya Novanto Bantah Mengetahui Rekayasa Tabrak Tiang Lampu di Permata HijauANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Dalam kesaksiannya di hadapan majelis hakim, Novanto membantah telah merekayasa peristiwa tabrakan pada (16/11/2017). Ia menyebut itu semua terjadi tanpa direncanakan. 

"Saya gak tahu ada rekayasa. Masak ketua DPR sengaja nabrak tiang listrik," ujarnya. 

Persidangan pernyataan tersebut bertolak belakang dengan kesaksian Frederich Yunadi yang mengaku telah melakukan pemesanan kamar. Ada tiga kamar yang telah ia pesan. 

"Jadi mana yang benar? Kesaksian Frederich Yunadi bilang kalau semua sudah disiapkan," tanya Hakim Ketua Machfudin kepada Novanto. 

Di dalam persidangan, terungkap Fredrich sengaja memesan tiga kamar kelas VIP di rumah sakit tersebut. Bahkan, ia juga meminta kepada dokter Bimanesh agar mengubah diagnosa dari yang semula menderita hipertensi tinggi menjadi kecelakaan. 

Baca juga: Terungkap, Setya Novanto Dalam Keadaan Sadar Saat Tiba di Rumah Sakit

2. Pernyataan Novanto berbeda dengan saksi lainnya

Setya Novanto Bantah Mengetahui Rekayasa Tabrak Tiang Lampu di Permata HijauANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Dalam persidangan yang dimulai pukul 10:00 WIB, terdapat beberapa kesaksian Novanto yang dinilai berbeda dengan pernyataan para saksi yang sebelumnya telah dihadirkan di persidangan. Dua di antaranya yakni mantan Ketua Umum Partai Golkar itu tidak ingat ketika ditolong oleh petugas keamanan di rumah sakit. Sementara, satpam rumah sakit menyebut kalau Novanto tahu hal tersebut. 

Pernyataan lainnya yang berbeda yakni mengenai kepemilikan modem. Hakim Machfudin menanyakan kepada Novanto soal peristiwa jatuhnya modem dari saku celananya. Seorang saksi perawat mengaku pernah menemukan modem yang jatuh dari saku celana Novanto saat dibawa ke kamar perawatan.

3. Sidang diskors untuk ibadah salat Jumat 

Setya Novanto Bantah Mengetahui Rekayasa Tabrak Tiang Lampu di Permata HijauANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Banyaknya kesaksian yang diceritakan Novanto, membuat sidang terpaksa diskors sementara guna melakukan ibadat salat Jumat. Sidang akan kembali dilanjutkan setelah istirahat salat Jumat.

"Karena masih banyak yang akan ditanyakan dan sudah waktunya salat Jumat, maka sidang sementara dihentikan," ujar Hakim Machfudin. 

Baca juga: Setya Novanto Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang dokter Bimanesh Sutarjo

 

Topic:

Berita Terkini Lainnya