Jakarta, IDN Times - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra (Satgas PRR) mencatat seluruh penyintas banjir dan longsor di Sumatra Utara kini telah meninggalkan tenda pengungsian dan dipindahkan ke hunian sementara atau hunian tetap (huntap). Hasil ini menyusul Sumatra Barat yang lebih dulu berhasil merelokasi seluruh warganya.
Berdasarkan laporan harian Satgas PRR per 14 Maret, terjadi penurunan jumlah pengungsi. Semula total pengungsi di tenda mencapai 1.314 kepala keluarga, kini tersisa 812 KK atau berkurang 502 KK dalam sehari. Seluruh pengungsi yang tersisa itu merupakan warga Aceh.
Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatra, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan pemerintah tidak akan membiarkan penyintas terlalu lama tinggal di tenda.
"Jadi, kalau masih ada di tenda-tenda, ini sudah masuk di bulan ketiga, bulan ketiga setelah akhir November, tidak elok kalau mereka masih di tenda," ujar Tito dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri di Jakarta, dikutip dari keterangan pers, Minggu (15/3/2026).
