Jakarta, IDN Times – Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Azis Subekti mendesak penguatan penegakan hukum terhadap praktik manipulasi informasi dan perdagangan saham yang berpotensi merugikan masyarakat. Desakan tersebut mengemuka di tengah sorotan MSCI terhadap transparansi kepemilikan saham dan dugaan perdagangan terkoordinasi di pasar modal Indonesia.
Azis menegaskan, pasar modal harus menjadi tempat yang aman secara tata kelola bagi masyarakat untuk berinvestasi, bukan arena bagi pihak tertentu memperoleh keuntungan melalui rekayasa informasi dan transaksi.
“Kesan Pasar Bursa sebagai tempat ‘menggoreng saham’ tidak akan hilang hanya karena memberikan bantahan terhadap kegelisahan. Masyarakat ingin melihat bahwa pihak yang melanggar diperiksa, kepentingan yang disembunyikan dibuka, dan aturan tetap berlaku meskipun pelakunya memiliki modal besar,” kata Azis dalam keterangannya, Senin (19/10/2026).
