Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Suasana Duka di Kediaman Dubes Iran Atas Wafatnya Ayatullah Khamenei
Kedutaan Iran di Jakarta gelar doa bersama dan penandatanganan petisi solidaritas atas eskalasi konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. (IDN Times/Lia Hutasoit)

  • Suasana duka menyelimuti Kedubes Iran di Jakarta saat masyarakat menandatangani banner belasungkawa dan kecaman atas serangan yang menewaskan Ayatollah Sayyid Ali Khamenei.

  • Pengunjung menulis pesan simpati dan penghormatan untuk Khamenei, serta meletakkan bunga dan karangan sebagai simbol solidaritas terhadap rakyat Iran.

  • Duta Besar Iran, Mohammad Boroujerdi, memuji Khamenei sebagai pemimpin yang memperjuangkan persatuan umat Muslim dan tegas melawan kekerasan tanpa kompromi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Guratan tanda tangan memenuhi banner besar yang dibentangkan di salah satu sudut ruangan kediaman Duta Besar Iran di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2026).

Di dekatnya, bunga mawar dan sejumlah karangan bunga tertata di depan potret besar Ayatullah Sayyid Ali Khamenei. Suasana duka dan simpati tampak mewarnai ruangan ketika para tamu datang silih berganti menuliskan pesan doa dan dukungan.

Sebagian pengunjung berhenti sejenak di depan banner, membaca pernyataan simpati yang terpampang sebelum membubuhkan tanda tangan. Di bagian bawah lembaran besar itu, berbagai pesan solidaritas dituliskan oleh masyarakat yang hadir.

Kedubes Iran menggelar acara sebagai respons atas agresi Amerika Serikat dan Israel pada Republik Islam Iran yang menewaskan sejumlah pejabat tinggi serta warga sipil, termasuk pemimpin teringgi Iran, Ayatullah Khamenei.

1. Masyarakat teken petisi dan rasa duka pada Khamenei

Kedutaan Iran di Jakarta gelar doa bersama dan penandatanganan petisi solidaritas atas eskalasi konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. (IDN Times/Lia Hutasoit)

Masyarakat yang datang beramai-ramai menuliskan ucapan duka dan doa dalam banner tersebut. Mereka juga mengecam serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Republik Islam Iran. Dalam tulisan itu, disebutkan sejumlah warga Iran, termasuk anak-anak tewas akibat serangan.

"Kami menyampaikan simpati dan belasungkawa kepada bangsa dan negara Republik Islam Iran atas syahidnya Ayatollah al-Uzma Seyyed Ali Khamenei dan mengutuk keras serangan Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel yang menewaskan rakyat Iran dan anak-anak," demikian tulisan di banner tersebut.

2. Surat dari masyarakat Indonesia

Kedutaan Iran di Jakarta gelar doa bersama dan penandatanganan petisi solidaritas atas eskalasi konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. (IDN Times/Lia Hutasoit)

Selain menandatangani banner, masyarakat juga menuliskan pesan duka melalui lembaran kertas yang telah disediakan. Pesan surat tersebut kemudian dimasukan ke dalam kotak yang telah disediakan.

Sejumlah pengunjung tampak berfoto di depan potret besar Khamenei yang dipasang di area ruangan. Kehadiran bunga mawar serta karangan bunga menambah nuansa penghormatan di lokasi acara.

3. Khamenei tokoh yang memikirkan persatuan umat Muslim

Kedutaan Iran di Jakarta gelar doa bersama dan penandatanganan petisi solidaritas atas eskalasi konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. (IDN Times/Lia Hutasoit)

Dalam kesempatan itu, Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan duka cita atas wafatnya Ayatullah Sayyid Ali Khamenei.

“Pada hari ini kita sedang berduka. Duka terhadap seorang Pemimpin Agung yang telah menyumbangkan hidupnya, lebih dari 86 tahun, untuk urusan negara,” ujar Boroujerdi, Kamis.

Dia juga menyebut Khamenei sebagai sosok pemimpin yang sepanjang hidupnya memikirkan persatuan umat Muslim.

“Tokoh yang mana sepanjang hidupnya, setiap saat dalam hidupnya, ia hanya memikirkan persatuan umat Muslim dan hanya memikirkan persatuan antar mereka,” kata dia.

4. Sebut Khamenei tidak pernah berkompromi dengan musuh

Kedutaan Iran di Jakarta gelar doa bersama dan penandatanganan petisi solidaritas atas eskalasi konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. (IDN Times/Lia Hutasoit)

Boroujerdi menegaskan, Khamenei adalah figur yang tidak pernah berkompromi dengan musuh dan konsisten melawan kekerasan.

“Hari ini kita sedang berduka terhadap kehilangan seorang Pemimpin Agung yang tidak pernah kompromi dengan pihak musuh. Yang selalu melawan berbagai hegemoni kekerasan dan genosida,” ujarnya.

Editorial Team