Yogyakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan survei penilaian integritas. Salah satu yang menjadi sorotan adalah 95 persen responden mengaku melihat adannya pemberian uang ke pegawai di layanan publik.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua KPK Agus Joko Pramono dalam pembukaan acara talkhsow bertajuk 'Kolaborasi Bangun Integritas: Dari Data ke Aksi Nyata' dalam rangka Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025.
"Sebanyak 95 persen responden mengaku pernah melihat pegawai menerima pemberian uang di level layanan publik," ujarnya, Selasa (9/12/2025)
Tak cuma menerima uang, responden menyebut pegawai layanan publik juga menerima barang maupun fasilitas. Agus menyebut sepertiga responden juga menyatakan keputusan di kantornya dipengaruhi faktor kekerabatan. Hal itu merupakan tindakan merusak.
"Celah ini akan merusak tatanan secara keseluruhan. Karena apa? Orang yang punya kemampuan accessibility, intervensi, itu sedikit sekali," ujarnya.
Dalam Hakordia 2025, KPK mengumumkan bahwa indeks penilaian integritas nasional pada 2025 mencapai 72,32. Angka ini didapat berdasarkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) yang dilakukan KPK.
Skor tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya. Meski begitu, rata-ratanya masih rentan.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Survei KPK: 95 Persen Responden Lihat Pegawai Layanan Publik Terima Uang

5 Pimpinan KPK. (IDN Times/Aryodamar)
Curated For You
- Penegakan Hukum Keracunan MBG Dipertanyakan, 11 Tokoh Bersuara21 Sep 2026, 07:00 WIB
- KPK Umumkan Indeks Penilaian Integritas Nasional 2025 Capai 72,3209 Dec 2025, 11:31 WIB
- [INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial 09 Sep 2026, 13:52 WIB
- KPK: Banyak Bencana Alam Berawal dari Perilaku Koruptif09 Dec 2025, 10:10 WIB
- KPK Luncurkan e-Learning Integritas, Jadi Syarat Meritokrasi ASN08 Dec 2025, 13:29 WIB
Editorial Team
EditorDheri Agriesta
Related Article
Farhan Bantah Komunikasi dengan Erwin Mandeg: Tadi Juga Ngobrol25 Sep 2026, 13:38 WIB
Serangan Israel Menewaskan 7 Warga Palestina di Jalur Gaza25 Sep 2026, 13:32 WIB
Riau-Jambi Nihil Hotspot Karhutla, Pengelolaan Gambut Diperkuat25 Sep 2026, 13:29 WIB
Ada Nikah Massal di HUT ke-419 Makassar, Ini Syarat Jadi Pesertanya25 Sep 2026, 13:04 WIB
Kabut Asap Menebal di Palembang, Kualitas Udara Dalam Kondisi Berbahaya25 Sep 2026, 13:04 WIB
Produksi Cabai Sulsel Surplus 13.560 Ton, Kenapa Harga Tetap Mahal? 25 Sep 2026, 13:02 WIB
Kaltim Kejar PI 10 Persen, 6 WK Migas Diminta Segera Ajukan Penawaran25 Sep 2026, 13:00 WIB
Gedung Putih Wajib Pulihkan Kartu Pers 3 Media atas Perintah Hakim25 Sep 2026, 13:00 WIB
Polisi Bongkar Modus Geng Motor Makassar Janjian Tawuran via TikTok25 Sep 2026, 12:49 WIB
Kampung Kreatif Cikandang Dikembangkan Berbasis Potensi Lokal25 Sep 2026, 12:47 WIB
Arab Saudi Aktifkan Peringatan Bahaya di Makkah dan 4 Wilayah, Ada Apa?25 Sep 2026, 12:41 WIB
Polda NTB Kerahkan 2.667 Personel, Prabowo Dijadwalkan Nonton MotoGP25 Sep 2026, 12:37 WIB
Banjir Bandang Solok, Walhi: Bukan Sekadar Hujan, Ini Bencana Ekologis25 Sep 2026, 12:35 WIB
4 Hari usai Banjir Bandang Solok, Basarnas Perluas Area Pencarian Korban25 Sep 2026, 12:22 WIB
Harga Emas Palembang: Perhiasan Stabil Mulai dari Rp13,8 Juta Sesuku25 Sep 2026, 12:17 WIB
Fenomena Blue Fire Muncul di Gunung Papandayan, Pendakian Ditutup25 Sep 2026, 11:43 WIB
Harga Daging Babi di Bali Rp84.487 pada 25 September 202625 Sep 2026, 11:42 WIB
Polda Jateng Diminta Turun Tangan Atasi Kerusakan Rumah Perwira Polisi25 Sep 2026, 11:40 WIB
Tim Penyelam TNI AL Berhasil Angkat 14 Jenazah Korban KMP Virgo 825 Sep 2026, 11:29 WIB
Stagnasi Ekonomi Lampung Disorot Wadirut MIND ID, Bak Lari di Treadmill25 Sep 2026, 11:16 WIB