Jakarta, IDN Times - Penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jakarta nampaknya akan berimbas pada tarif TransJakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat ini masih mengkaji kenaikan tarif TransJakarta imbas pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) hingga mencapai Rp15 triliun.
"Mengenai kenaikan, itu saya sampaikan sebelum DBH-nya dipotong. Nah, sekarang ini kami belum memutuskan apa pun, akan melakukan kajian, karena bagaimanapun nanti pada saatnya tentunya kami akan melihat apakah, perlu ada penyesuaian atau enggak," ucap Pramono di Park Hyatt, Jumat (10/10/2025).
