Comscore Tracker

Gugus Tugas: Vaksin COVID-19 Akan Diproduksi Massal Pertengahan 2021

Sudah melewati 8 dari 15 tahap pembuatan vaksin

Jakarta, IDN Times - Anggota tim komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Reisa Broto Asmoro mengatakan, Indonesia akan bersiap memproduksi vaksin COVID-19 sendiri. Ia menuturkan, produksi vaksin tersebut akan dilakukan pada pertengahan 2021.

"Ketua Konsorsium Riset dan Inovasi COVID-19 Kemenristek, Ali Ghufron Mukti, memprediksi vaksin lokal akan diproduksi massal dan akan tersedia bagi masyarakat Indonesia pada pertengahan 2021," kata Reisa dalam keterangan persnya di channel YouTube BNPB Indonesia, Selasa 8 Juli 2020.

Baca Juga: Optimistis Lolos Uji, Vaksin Corona Diproduksi Massal Pertengahan 2021

1. Vaksin diprioritaskan untuk populasi paling berisiko

Gugus Tugas: Vaksin COVID-19 Akan Diproduksi Massal Pertengahan 2021Ilustrasi tes swab. IDN Times/Mia Amalia tes PCR

Reisa mengatakan, vaksin tersebut nantinya akan diprioritaskan bagi populasi berisiko seperti kaum lanjut usia dan masyarakat yang mempunyai penyakit penyerta atau komorbid. Menurutnya, populasi tersebut akan lebih membutuhkan vaksin.

"Saudara-saudara kita yang masuk populasi ini memerlukan sekali perlindungan dari COVID-19," ujarnya.

2. Salah satu perusahaan vaksin Indonesia bekerja sama dengan Korea Selatan

Gugus Tugas: Vaksin COVID-19 Akan Diproduksi Massal Pertengahan 2021Pasien COVID-19 di Texas, Amerika Serikat. ANTARA FOTO/REUTERS/Callaghan O'Hare

Reisa lalu menyebut bahwa perusahaan yang memproduksi vaksin di Indonesia, ada yang bekerja sama dengan Korea Selatan. Dia menambahkan, hal itu menunjukkan bentuk kerja sama antar negara dalam menangani pandemik COVID-19.

"Bukti bahwa bukan hanya kita di Indonesia yang bergotong royong, tapi semua masyarakat dunia menunjukkan kekompakan melawan pandemik bersama-sama," tutur dia.

3. Indonesia sudah selesaikan 8 dari 15 tahapan pembuatan vaksin

Gugus Tugas: Vaksin COVID-19 Akan Diproduksi Massal Pertengahan 2021ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Lebih lanjut, Reisa menjelaskan bahwa Indonesia sudah menyelesaikan 8 dari 15 tahap pembuatan vaksin. Sehingga, ia meminta masyarakat optimistis bahwa Indonesia bisa menemukan vaksin sendiri.

"Dari 15 tahapan yang harus dipenuhi saat ini, calon vaksin asal Indonesia sudah melalui 8 tahapan dan akan menuju ke 7 langkah berikutnya, di mana proses yang berikut ini membutuhkan waktu yang lebih lama," terang Reisa.

Baca Juga: Juru Wabah UI: Herd Immunity Gak akan Tercapai Tanpa Vaksin 

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya