Comscore Tracker

Jokowi Agresif Menyerang dalam Debat, TKN: Itu Strategi Kami

Selama ini TKN dikenal terlalu defensif

Jakarta, IDN Times - Perhelatan debat capres-cawapres pertama di Pilpres 2019 berlansung meriah. Gimmick-gimmick dan serangan yang diberikan oleh kedua pasangan calon menjadi sorotan tersendiri bagi masyarakat.

Calon presiden nomor urut 01, Joko "Jokowi" Widodo, juga terlihat lebih agresif menyerang personal dari pasangan calon nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga. Kira-kira apa alasan di balik Jokowi yang terlihat lebih ofensif ya?

1. Jokowi menyerang personal Prabowo adalah strategi TKN

Jokowi Agresif Menyerang dalam Debat, TKN: Itu Strategi Kami(Paslon saling bersalaman usai debat gelombang pertama) ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Anggota tim debat pasangan capres-cawapres 01, Tina Talisa, menyebutkan bahwa pernyataan-pernyataan Jokowi yang terlihat menyerang personal Prabowo Subianto adalah salah satu bagian dari strategi. "Itu adalah bagian dari strategi," ujar Tina di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1).

Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Ma'ruf Hanya Menjawab Isu Terorisme di Debat Pilpres 2019

2. Menyerang personal Prabowo adalah bagian dari strategi Jokowi

Jokowi Agresif Menyerang dalam Debat, TKN: Itu Strategi KamiIDN Times/ ilyas listianto mujib

Menurutnya, hal itu dianggap wajar karena setiap pasangan calon memiliki strateginya masing-masing. Sehingga, Tina memang mengakui bahwa salah satu strategi Jokowi adalah menyerang personal Prabowo. "Masing-masing paslon punya strategi. Paslon 02 punya strategi, kami pun punya strategi. Dan itu adalah bagian dari strategi," jelasnya.

3. Jokowi sebut TKN harus lebih ofensif

Jokowi Agresif Menyerang dalam Debat, TKN: Itu Strategi KamiANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Lanjut Tina, strategi menyerang dari kubu 01 tersebut dilakukan, karena Jokowi sendiri pernah menyampaikan bahwa TKN harus mulai ofensif setelah selama ini kubu 01 selalu defensif. "Pak Jokowi sudah pernah menyebutkan bahwa kita harus lebih ofensif sekarang," ungkap dia.

4. Serangan kasus hoaks Ratna Sarumpaet dari Jokowi pada Prabowo

Jokowi Agresif Menyerang dalam Debat, TKN: Itu Strategi KamiIDN Times/Cije Khalifatullah

Sebelumnya, Jokowi memang melontarkan beberapa serangan personal kepada Prabowo. Beberapa topiknya antara lain tentang kasus hoaks Ratna Sarumpaet, tentang caleg Gerindra yang memiliki banyak mantan napi korupsi, dan juga pemberdayaan perempuan yang dirasa kurang dalam struktural Partai Gerindra.

Di dalam debat semalam, Jokowi sempat mendapatkan pertanyaan tentang pertentangan hukum dan HAM. Kemudian, Prabowo pun menanggapi bahwa ada kepala desa yang mendukungnya, tetapi malah dikenakan proses hukum.

Mendengar pernyataan Prabowo tersebut, Jokowi pun membalas dan mengatakan agar Prabowo tak menuduh seperti itu. Ia menyampaikan agar Prabowo melaporkan saja bila memang memiliki bukti.

"Kalau ada bukti sampaikan saja ke aparat hukum. Jangan grusa-grusu, misalnya juru kampanye Prabowo. Katanya dianiaya, kemudian konpers akhirnya apa yang terjadi, ternyata operasi plastik," balas Jokowi.

"Ini adalah bukti. Ini negara hukum kenapa harus menuduh-nuduh seperti itu," lanjutnya.

Baca Juga: Usai Debat Capres, Jokowi Langsung Berkunjung ke Garut

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Just For You