Comscore Tracker

Presiden Jokowi: Ada 50 Juta Masker di Indonesia

Penimbun masker akan ditindak

Jakarta, IDN Times - Presiden Joko "Jokowi" Widodo memerintahkan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menindak semua pihak yang menimbun dan menjual harga masker dengan harga sangat tinggi. 

Sejak virus corona mulai menyerang negara-negara tetangga, masker memang mulai langka. Apalagi setelah Jokowi mengumumkan ada dua WNI positif terjangkit virus corona, kemarin.

1. Jokowi perintahkan Kapolri tindak tegas penjual masker dengan harga tinggi

Presiden Jokowi: Ada 50 Juta Masker di IndonesiaKapolri sambangi Komnas HAM, bahas rencana pembuatan buku saku soal HAM (Dok. Humas Polri)

Jokowi telah memerintahkan Kapolri untuk menindak pihak-pihak yang sengaja menimbun masker. Selain itu, para pedagang yang menjual masker dengan harga tinggi juga akan ditindak.

"Saya juga memerintahkan Kapolri untuk menindak tegas pihak-pihak yang menimbun dan menjual masker dengan harga tinggi. Hati-hati saya ingatkan," kata Jokowi.

2. Jokowi menyebutkan masih ada 50 juta masker di Indonesia

Presiden Jokowi: Ada 50 Juta Masker di IndonesiaPresiden Jokowi memberikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa 3 Maret 2020 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Jokowi menyampaikan, saat ini di Indonesia masih tersedia 50 juta masker. Namun, kata dia, memang ada beberapa jenis masker yang terhitung langka.

"Biar Pak Menteri cek, tetapi dari informasi yang saya terima stok di dalam negeri 50 juta. Memang ada masker-masker tertentu itu yang barangnya langka," ujar Jokowi.

3. Jokowi umumkan kasus virus corona pertama di Indonesia

Presiden Jokowi: Ada 50 Juta Masker di IndonesiaPresiden Jokowi memberikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin 2 Maret 2020 (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Presiden Joko "Jokowi" Widodo mengumumkan kasus virus corona atau COVID-19 pertama di Indonesia, kemarin. Virus tersebut menginfeksi dua warga Depok. Keduanya kini dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso.

"Begitu ada informasi bahwa orang Jepang yang ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia dan dicek di sana positif corona, tim dari Indonesia langsung telusuri," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (2/3).

Baca Juga: Setop Panik Virus Corona, Minimarket Punya Stok Makanan Cukup 

Topic:

  • Dwi Agustiar

Berita Terkini Lainnya