Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Telkom Bekali 260 Perempuan Pelaku UMKM Jadi Kreator Digital
Program pelatihan literasi digital Kartini in Technology mendorong pelaku UMKM perempuan memanfaatkan teknologi untuk memperkuat branding dan pemasaran bisnis. (Dok. Telkom)
  • Telkom mengadakan pelatihan Kartini in Technology bagi 260 perempuan pelaku UMKM untuk meningkatkan kemampuan memanfaatkan AI dalam strategi pemasaran dan komunikasi digital.

  • Inisiatif ini mendukung percepatan transformasi digital serta kesetaraan gender, sejalan dengan tujuan SDGs untuk menciptakan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

  • Program ini menjadi bagian dari komitmen Telkom melalui TJSL Bisa PandAI guna memperluas literasi digital dan mendorong pemanfaatan teknologi secara produktif di kalangan masyarakat.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PT Telkom Indonesia menyelenggarakan pelatihan “Kartini in Technology” untuk membekali 260 perempuan pelaku UMKM dengan keterampilan digital dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) guna mendukung pengembangan bisnis.
  • Who?
    Kegiatan ini diikuti oleh 260 perempuan pelaku UMKM dari berbagai daerah dan diselenggarakan oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.
  • Where?
    Pelatihan berlangsung secara hybrid, mencakup kegiatan daring dan luring yang berpusat di Jakarta serta melibatkan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.
  • When?
    Kegiatan dilaksanakan pada April 2026 dalam rangka memperingati Hari Kartini sebagai momentum pemberdayaan perempuan di bidang teknologi.
  • Why?
    Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas perempuan dalam memanfaatkan teknologi AI agar mampu bersaing, memperluas pasar, serta memperkuat kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional.
  • How?
    Pembekalan dilakukan melalui pelatihan pembuatan konten pemasaran, strategi komunikasi digital, copywriting, visual produk, dan video promosi berbasis AI untuk membantu peserta mengembangkan branding bisnisnya secara efektif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk  (Telkom) menyelenggarakan pelatihan Kartini in Technology pada April 2026 yang diikuti 260  perempuan pelaku UMKM dari berbagai daerah secara hybrid.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan  kapasitas perempuan dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) guna  mendukung pengembangan bisnis. Pelatihan AI tersebut mencakup pembuatan konten pemasaran hingga  penguatan strategi komunikasi digital secara efektif dan efisien. 

Inisiatif ini dilatarbelakangi peran strategis perempuan dalam perekonomian nasional yang ditopang  oleh UMKM, berkontribusi sekitar 60,5% terhadap PDB dan menyerap hampir 97% tenaga kerja.  

Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) tahun 2025, sekitar 64,5% atau  37 juta pelaku UMKM di Indonesia dijalankan perempuan. Namun demikian, percepatan digitalisasi  menuntut peningkatan kapabilitas, khususnya dalam pemanfaatan teknologi baru seperti AI, agar bisnis  dapat terus relevan dan kompetitif. 

SGM Social Responsibility Telkom Indonesia Hery Susanto menyampaikan bahwa pemberdayaan  perempuan melalui teknologi menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekosistem digital yang  inklusif. 

“Telkom Indonesia berkomitmen membuka akses dan peluang yang setara dalam pemanfaatan  teknologi, khususnya bagi perempuan pelaku UMKM. Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa  perempuan tidak hanya berperan sebagai pengguna, tetapi juga kreator yang mampu menghasilkan nilai  tambah melalui teknologi. Dengan semangat Bersama Jadi Bisa, kami percaya perempuan Indonesia  mampu menguasai AI untuk meningkatkan daya saing bisnisnya,” ujar Hery. 

1. Harapannya dapat membantu pelaku UMKM mengatasi tantangan

Program pelatihan literasi digital Kartini in Technology mendorong pelaku UMKM perempuan memanfaatkan teknologi untuk memperkuat branding dan pemasaran bisnis. (Dok. Telkom)

Melalui pelatihan ini, Telkom menghadirkan pembekalan keterampilan praktis yang mencakup penyusunan copywriting yang kuat untuk pemasaran, pembuatan visual produk yang menarik, hingga produksi video promosi berbasis AI. Pendekatan ini diharapkan mampu membantu pelaku UMKM mengatasi tantangan dalam membangun branding serta memperluas jangkauan pasar bisnisnya secara lebih optimal.

Lebih dari sekadar pelatihan, program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Telkom dalam memperkuat ekosistem digital nasional. Dengan mendorong adopsi teknologi di kalangan perempuan pelaku UMKM, Telkom turut membuka peluang ekonomi yang lebih luas sekaligus mempercepat transformasi digital yang merata.

2. Telkom terus berupaya menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan

Ilustrasi ESG (Dok. Freepik)

Sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-5 tentang  kesetaraan gender dan tujuan ke-8 tentang pekerjaan layak serta pertumbuhan ekonomi, Telkom terus  berupaya menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan. 

Telkom meyakini bahwa pemberdayaan  perempuan melalui teknologi akan menjadi fondasi penting dalam membangun ekonomi Indonesia yang  lebih tangguh dan inklusif. 

3. Bagian komitmen Telkom

Gedung Telkom (dok. Telkom)

Program Kartini in Technology juga merupakan bagian dari komitmen Telkom dalam menghadirkan literasi  digital yang inklusif melalui inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Bisa PandAI.  

"Melalui program ini, Telkom mendorong masyarakat untuk tidak hanya melek digital, tetapi juga mampu  memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk  peningkatan ekonomi,” tutup Hery. (WEB)

Editorial Team