Telkomsel dan ZTE Dorong Akses Digital Lebih Merata di MWC 2026

- Telkomsel dan ZTE menandatangani kemitraan strategis di MWC 2026 untuk memperkuat jaringan cerdas berbasis AI dan mendukung transformasi digital Indonesia.
- Keduanya akan menguji konsep AI-native RAN serta memperluas Edge User Plane guna meningkatkan kualitas layanan dan akses broadband di wilayah terpencil.
- Kolaborasi ini juga mencakup inovasi bersama pelanggan enterprise untuk mengembangkan solusi berbasis AI yang relevan dan aplikatif bagi kebutuhan industri.
Telkomsel, penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, dan ZTE Corporation (0763.HK / 000063.SZ), penyedia solusi TIK terintegrasi global, resmi menandatangani Strategic Partnership Agreement (SPA) pada ajang Mobile World Congress (MWC) Barcelona 2026 pada Selasa (3 Maret 2026). Kolaborasi mempertegas komitmen kedua perusahaan mengembangkan jaringan cerdas yang adaptif dengan fokus pada pengalaman pelanggan dan transformasi digital Indonesia.
Kedua perusahaan sepakat mengeksplorasi teknologi jaringan berbasis AI dan inovasi enterprise untuk menghadirkan pengalaman digital yang lebih andal, merata, dan bernilai bagi pelanggan maupun pelaku industri di Indonesia.
1. AI-native RAN dan Layanan Mobile yang Lebih Terdiferensiasi

Telkomsel dan ZTE akan mengevaluasi kapabilitas AI-native Radio Access Network (RAN) guna memungkinkan layanan 5G yang lebih adaptif dan berorientasi pada pelanggan. Uji coba konsep modul AIREngine pada platform BBU V9200 akan dilakukan untuk memungkinkan pengelolaan jaringan berbasis pengalaman, mendukung peningkatan kualitas layanan secara konsisten.
Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam, menyatakan, “Telkomsel terus memperkuat perannya sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan yang mengutamakan pelanggan. Melalui kolaborasi ini, kami berupaya mengintegrasikan kapabilitas jaringan cerdas berbasis AI untuk meningkatkan keandalan layanan, memperluas akses broadband yang lebih inklusif, dan membuka peluang baru bagi pelanggan serta pelaku industri di seluruh Indonesia.”
2. Ekspansi Edge User Plane untuk Penguatan Broadband Wilayah Terpencil

Untuk mendorong inklusi digital, kedua perusahaan akan memperluas implementasi Edge User Plane (UPF), sehingga pemrosesan data dapat dilakukan lebih dekat dengan pengguna. Untuk akses yang lebih merata di berbagai penjuru Indonesia, pendekatan ini menurunkan latensi, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat stabilitas layanan, terutama di wilayah terpencil.
President Director ZTE Indonesia, Richard Liang, mengatakan, “Transformasi digital Indonesia terus menunjukkan momentum positif, seiring dengan meningkatnya adopsi teknologi digital di berbagai sektor industri maupun di tengah masyarakat. Bersama Telkomsel, kami berkomitmen mendukung pengembangan kapabilitas jaringan yang cerdas dan adaptif guna menjawab kebutuhan pengguna dan industri yang terus berkembang.”
3. Inovasi Bersama untuk Solusi Enterprise Berbasis AI

Kolaborasi ini juga mencakup program inovasi bersama dengan pelanggan enterprise melalui uji coba terarah untuk mengidentifikasi use case AI yang relevan, terukur, dan aplikatif bagi kebutuhan industri.


















