Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
 Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi di Kertanegara, Minggu (28/9/2025). (IDN Times/Muhammad Ilman Nafi'an)
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi di Kertanegara, Minggu (28/9/2025). (IDN Times/Muhammad Ilman Nafi'an)

Intinya sih...

  • Beberapa kementerian sudah memiliki rencana kerja untuk penanganan banjir

  • Presiden Prabowo terus memantau situasi banjir di sejumlah daerah dan memerintahkan pembentukan tim kajian

  • Permasalahan banjir merupakan isu tahunan yang harus ditangani secara terintegrasi dari hulu hingga ke hilir dan melibatkan lintas sektor

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan tim penanganan banjir untuk wilayah Jawa sudah melakukan pertemuan informal. Menurutnya, rencana kerja tim tersebut tidak dilakukan dari nol.

"Secara informal pertemuan-pertemuan sudah. Jadi minggu malem juga kami sudah ada pertemuan awal, dan sebenarnya kan ini juga bukan sesuatu yang mulai dari nol," ujar Prasetyo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (26/1/2026).

1. Di sejumlah kementerian sudah ada rencana kerjanya

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Prasetyo mengatakan, di sejumlah kementerian juga sudah ada rencana kerja dalam menyelesaikan masalah banjir. Sehingga, tim kajian tak bekerja dari nol.

"Karena ternyata juga di beberapa kementerian itu sudah ada rencana-rencana atau desain-desain, untuk mencari penyelesaian secara terintegralistik lah, dari hulu ke hilir," ucap dia.

2. Prabowo terus memantau situasi banjir di sejumlah daerah

Ilustrasi banjir Jakarta. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Sebelumnya, Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo terus memantau perkembangan situasi banjir di Tanah Air meski sedang melakukan kunjungan kerja di luar negeri. Presiden memerintahkan pembentukan tim kajian buat merancang desain besar (grand design) pengelolaan air, khususnya di Pulau Jawa.

“Bapak Presiden memerintahkan kepada kami untuk secepat-cepatnya membentuk tim kajian untuk mencoba menganalisa dan kemudian membuat grand design penyelesaian masalah yang berkenaan dengan pengelolaan air, khususnya di Pulau Jawa,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (22/1/2026).

3. Permasalah banjir merupakan isu tahunan yang berulang

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Prasetyo menambahkan, permasalahan banjir merupakan isu tahunan yang terus berulang. Oleh karena itu, penanganannya tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus terintegrasi dari hulu hingga ke hilir dan melibatkan lintas sektor.

Salah satu dampak signifikan dari cuaca ekstrem kali ini terlihat pada sektor transportasi. Prasetyo menyebutkan laporan dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang mencatat adanya gangguan pada jalur rel akibat genangan air.

“Sesuai laporan Dirut PT KAI, dalam waktu satu minggu terakhir ada 16 titik, yang sekarang bertambah menjadi 17 titik genangan di jalur rel kereta api. Bahkan, ada satu titik yang selama ini belum pernah terjadi genangan, kini muncul dan mengganggu pelayanan kereta api,” kata dia.

Editorial Team