Jakarta, IDN Times - Perbaikan Jalan Perwira di Gampong Kampung Jawa Baro, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh, mulai memudahkan aktivitas ekonomi warga. Ruas sepanjang sekitar 800 meter yang menghubungkan Jalan Darussalam dengan Pasar Inpres itu telah rampung diperbaiki menggunakan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) senilai Rp715,23 juta.
TKD Tambahan adalah alokasi dana tambahan dari pemerintah pusat yang disalurkan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah khususnya guna mempercepat rehabilitasi, rekonstruksi, serta pemulihan wilayah yang terdampak bencana atau untuk mendukung penanganan kebutuhan mendesak lainnya.
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Amran, mengatakan aktivitas ekonomi masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus bangkit. Per 5 Oktober 2026, aktivasi pasar rakyat di Aceh telah mencapai 90 persen, sedangkan Sumut dan Sumbar sudah 100 persen. Pemulihan juga terlihat dari akses pembiayaan usaha melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).
“Ini menandakan bahwa program yang sudah bergerak, masyarakat sudah mulai bangkit kembali dalam perekonomian,” ujar Amran saat konferensi pers di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Perbaikan konektivitas menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pergerakan tersebut. Dalam Rencana Induk (Renduk) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, pemulihan infrastruktur transportasi diarahkan untuk menjamin aksesibilitas dan keberlanjutan mobilisasi orang serta barang, termasuk mendukung aktivitas sosial-ekonomi dan distribusi logistik.
Kondisi itu mulai dirasakan warga Kampung Jawa Baro. Jalan Perwira yang sebelumnya rendah dan mudah tergenang kini lebih nyaman dilalui. Akses tersebut juga menghubungkan warga dengan pasar serta sejumlah usaha seperti kafe dan homestay di sekitar permukiman.
