Jakarta, IDN Times - TNI Angkatan Laut (AL) kembali mendapat tambahan armada baru pada Kamis, 12 Februari 2026. Armada baru ini merupakan kapal survei untuk mendukung operasi hidrografi dan oseanografi di wilayah perairan yurisdiksi nasional maupun internasional.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama Tunggul, mengatakan kapal baru itu dinamakan KRI Canopus-936. Prosesi itu dipimpin langsung Kepala Staf TNI AL (KSAL), Laksamana Muhammad Ali, di Galangan Abeking & Rasmussen, Lemwerder, Jerman.
"KRI Canopus-936 merupakan Kapal BHO Ocean Going atau kapal survei hidro-oseanografi, di mana program pembangunan kapal itu berlangsung selama tiga tahun," ujar Tunggul dalam keterangan, Sabtu, 14 Februari 2026.
Tunggul mengatakan usai penamaan kapal, dilanjutkan dengan pelaksanaan penandatanganan berita acara serah terima (delivery) kapal dari pihak galangan ke Pemerintah Indonesia. Kemudian, Kementerian Pertahanan akan menyerahkan armada baru itu kepada TNI AL selaku pengguna operasional.
"Momentum ini menjadi tonggak penting dalam penguatan kapasitas TNI AL, khususnya dalam mendukung operasi hidrografi dan oseanografi," kata perwira tinggi TNI AL itu.
