Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
TOP 5: Panglima TNI Copot Kabais hingga Darurat Energi Imbas Perang AS-Iran
CCTV kasus penyiraman Andrie Yunus (IDN Times/Aryodamar)
  • Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mencopot Letjen TNI Yudi Abrimantyo dari jabatan KABAIS terkait kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus.
  • Presiden Prabowo Subianto menjelaskan alasan sering melakukan kunjungan luar negeri, menegaskan kegiatan tersebut merupakan upaya diplomasi di tengah ketidakpastian geopolitik global.
  • Konflik Timur Tengah memicu dampak global: Filipina menetapkan darurat energi nasional, sementara Sri Lanka memangkas konsumsi listrik hingga 25 persen untuk menghemat pasokan energi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Berbagai berita menarik ditayangkan di kanal News IDN Times pada Rabu (25/3/2026). Di antaranya berita tentang Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mencopot Letnan Jenderal TNI Yudi Abrimantyo dari jabatannya sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

Berita lainnya yakni penjelasan Presiden Prabowo Subianto soal dirinya kerap kunjungan kerja ke luar negeri. Ada juga berita dari luar negeri tentang negara-negara yang melakukan penghematan energi imbas serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran.

Untuk mengetahui selengkapnya berita-berita menarik tersebut, berikut dirangkum dalam Top 5 News IDN Times.

1. Panglima TNI Copot KABAIS Buntut Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mencopot Letnan Jenderal TNI Yudi Abrimantyo dari jabatannya sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, terkait kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayor Jenderal TNI Aulia Dwi Nasrullah mengatakan, pencopotan jabatan ini sebagai bentuk pertanggungjawaban TNI terhadap kasus Andrie Yunus.

Baca selengkapnya di sini!

2. Prabowo Ungkap Alasan Sering ke Luar Negeri: Bukan Jalan-Jalan

Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasannya kerap kunjungan kerja ke luar negeri. Hal tersebut Prabowo sampaikan saat diskusi dengan jurnalis senior dan pakar di kediaman pribadinya, Hambalang, Bogor, Selasa (17/3/2026).

Mulanya, Prabowo menjelaskan kondisi geopolitik yang mengalami ketidakpastian. Menurutnya, posisi Indonesia merupakan negara yang dibutuhkan oleh bangsa lain.

Baca selengkapnya di sini!

3. Lima Pimpinan dan Deputi KPK Dilaporkan ke Dewan Pengawas Gara-Gara Yaqut

Lima Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu, hingga Juru Bicara KPK Budi Prasetyo akan dilaporkan ke Dewan Pengawas oleh Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI).

Mereka dilaporkan terkait polemik tahanan rumah yang didapat mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Baca selengkapnya di sini!

4. Presiden Filipina Tetapkan Darurat Energi Imbas Konflik Timur Tengah

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr mengumumkan status darurat energi nasional di negaranya. Hal ini diambil menyusul kekhawatiran pada konflik Timur Tengah seperti dilansir Al Jazeera, Selasa (24/3/2026).

Konflik menciptakan ketidakpastian di pasar energi global, gangguan rantai pasokan yang parah, dan volatilitas serta tekanan kenaikan yang signifikan pada harga minyak internasional. Maka hal ini menimbulkan ancaman terhadap keamanan energi negara.

Baca selengkapnya di sini!

5. Sri Lanka Pangkas Listrik 25 Persen: WFH hingga Lampu Jalan Dipadamkan

Pemerintah Sri Lanka memerintahkan untuk memadamkan lampu jalan hingga lampu papan reklame mulai Selasa (24/3/2026), sebagai bagian dari upaya penghematan konsumsi energi sebesar 25 persen untuk mengatasi kekurangan pasokan.

Juru bicara Pemerintah Sri Lanka, Nalinda Jayatissa mengatakan, semua lembaga negara telah diminta untuk mengurangi penggunaan pendingin ruangan karena perang di Timur Tengah memasuki minggu keempat, yang menyebabkan kenaikan harga minyak dan gas.

Baca selengkapnya di sini!

Editorial Team