Jakarta, IDN Times - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan penanganan darurat dan pemulihan bencana hidrometeorologi basah di Provinsi Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara hingga Jumat, 16 Januari 2026.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan upaya terpadu lintas sektor terus dilakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat terdampak, sekaligus mempercepat transisi dari fase tanggap darurat menuju pemulihan awal.
"Dalam perkembangan terkini, ada peningkatan jumlah korban jiwa. Total korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi di tiga provinsi mencapai 1.198 orang, sementara korban hilang tercatat 144 orang. Adapun penambahan korban meninggal dunia ada di Provinsi Aceh 8 orang. Jumlah penduduk terdampak yang masih berada di lokasi pengungsian tercatat 166.579 jiwa," ujar Muhari dalam keterangan pers.
