Jakarta, IDN Times - Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Velix Vernando Wanggai, menjelaskan tujuan pembentukan komite oleh Presiden Prabowo Subianto pada (8/10/2025). Dia menyampaikan, lembaga ini hadir untuk mendorong akselerasi pembangunan di wilayah Papua.
Fokus utama program ini menyasar pemberdayaan Orang Asli Papua secara langsung. Data menunjukkan, total populasi Papua mencapai 5,8 juta jiwa, dengan sekitar 3 juta di antaranya merupakan penduduk asli yang membutuhkan perhatian serta penanganan spesifik.
"Mereka berada di pelosok-pelosok pegunungan, rawa-rawa, di perbatasan yang memerlukan penanganan lebih serius. Sehingga nanti kebijakan program anggaran pembangunan lebih tertuju ke saudara-saudara kita khususnya masyarakat asli Papua. Inilah makna kehadiran komite Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua,” ujar Velix dalam keterangannya.
