Gibran Ungkap Capaian Percepatan Pembangunan di Papua

- Program prioritas Presiden Prabowo Subianto harus berjalan efektif di Papua, terutama melalui implementasi program Makan Bergizi Gratis, Cek Kesehatan Gratis, dan Sekolah Rakyat.
- Percepatan penyelesaian jalan Trans Papua hingga optimalisasi dana otonomi khusus untuk pembangunan yang lebih merata.
- Mandat presiden pembangunan harus dekat dengan anak muda, dengan memastikan suara mahasiswa menjadi bagian penting dalam proses pembangunan nasional.
Jakarta, IDN Times - Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming menegaskan komitmen pemerintah mempercepat pembangunan Papua, terutama pada sektor kesehatan dan pendidikan.
Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara utama talkshow “Arah Baru Pembangunan Nasional” di Auditorium Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Jl. Diponegoro No. 52–60, Kecamatan Sidorejo, Salatiga, Jawa Tengah, Senin (26/01/2026).
1. Program prioritas Presiden Prabowo Subianto harus berjalan efektif

Wapres yang belum lama ini kembali mengunjungi tanah Papua, seperti Wamena, Biak, Jayapura, Manokwari, dan Merauke, menekankan bahwa program prioritas Presiden Prabowo Subianto harus berjalan efektif di wilayah tersebut, khususnya melalui implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta Sekolah Rakyat agar benar-benar terlaksana dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Ia menjelaskan, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan menjadi fokus utama pemerintah.
“Rumah sakit sudah modern dengan alat-alat terbaru seperti CT (Computed Tomography) Scan dan MRI (Magnetic Resonance Imaging), dokter juga sudah kami datangkan. Jangan sampai lagi ada sekolah rusak atau berlantaikan tanah,” tegasnya.
2. Percepatan penyelesaian jalan Trans Papua hingga optimalisasi dana otonomi khusus

Ia menambahkan, Presiden Prabowo telah memerintahkan percepatan penyelesaian jalan Trans Papua serta optimalisasi dana otonomi khusus agar pembangunan semakin maju dan merata.
Menanggapi aspirasi mahasiswa Fakultas Hukum UKSW asal Wamena, Darto Melius Sergio Daby, Wapres menyambut positif pentingnya keterlibatan SDM lokal dalam pembangunan.
“Saya minta teman-teman di sini ya, lulus dari UKSW, kembali ke Papua. Bisa kita tempatkan di tempat-tempat yang baru kita bangun tadi,” tutur Gibran.
3. Mandat presiden pembangunan harus dekat dengan anak muda

Adapun, sekitar 1.000 mahasiswa hadir dalam diskusi tersebut. Gibran memanfaatkan forum ini untuk berdialog langsung, mendengar aspirasi, sekaligus menyampaikan arah kebijakan pembangunan nasional.
Kunjungan ke kampus ini merupakan bagian dari mandat Prabowo agar kebijakan pemerintah tidak hanya bersifat struktural, tetapi juga menyentuh kebutuhan nyata generasi muda sebagai penerus bangsa.
Melalui dialog akademis ini, Wapres ingin memastikan suara mahasiswa menjadi bagian penting dalam proses pembangunan nasional. Pemerintah menilai kampus sebagai ruang strategis untuk bertukar gagasan, kritik, sekaligus inovasi.
Pendekatan ini mencerminkan upaya pemerintah dalam membangun sumber daya manusia, tidak hanya lewat kebijakan di atas kertas, tetapi melalui interaksi langsung dengan kelompok usia produktif.


















