Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Viral ASN di Boyolali Diduga Kumpulkan Dana untuk Ganjar-Mahfud
ilustrasi viral (IDN Times/Aditya Pratama)

Jakarta, IDN Times - Jejaring media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah video diduga aparatur sipil negara (ASN) di Boyolali, Jawa Tengah, terlibat penggalangan dana alias iuran untuk pemenangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Pemilu 2024.

Kini beredar video pengembalian iuran yang telah dibayarkan ASN di Boyolali untuk kegiatan politik tersebut.

Aksi itu diungkap oleh akun X (sebelumnya Twitter) @PartaiSocmed.

1. Diduga libatkan paguyuban ASN

Ilustrasi surat rekapitulasi suara pemilih di Pemilu. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Dalam video berdurasi singkat yang diunggahan, aksi itu diduga dilakukan Paguyuban ASN.

Mereka mengembalikan uang iuran lantaran aksi penarikan dana terbongkar dan viral di media sosial.

"Masih ingat pengarahan ASN dan penarikan iuran ASN untuk kepentingan pilpres yang kami posting tempo hari? Gara-gara terbongkar itu akhirnya sore tadi paguyubannya dibubarkan dan uang para ASN dikembalikan," ujar PartaiSocmed dalam cuitannya pada Senin, 20 November 2023.

Dalam salah satu video yang dilampirkan, terlihat setidaknya belasan orang yang diduga ASN Boyolali itu berkumpul dalam satu ruangan.

Sementara itu, salah satu pria yang mengenakan kemeja hitam di depan ruangan nampak membacakan kesimpulan rapat. Salah satunya yakni terkait pengembalian dan iuran yang telah terkumpul sebelumnya.

"Karena kita sudah bulat untuk dibubarkan, kita bubarkan. Kemudian uang yang sudah terkumpul kita bagikan," beber dia.

Setelah dibubarkannya Paguyuban ASN tersebut, kata dia, maka seluruh aksi atau dukungan yang dilakukan terhadap pasangan Capres-Cawapres menjadi tanggung jawab masing-masing.

"Setelah kita tidak ada organisasi ASN Paguyuban ini, nek panjenengan ada sikap, tindakan, perilaku, gerakan, mengarah ketidaknetralan, menjadi tanggung jawab masing-masing," lanjutnya.

2. Viral video perempuan berseragam ASN diduga terlibat pemenangan Ganjar-Mahfud

ilustrasi viral (IDN Times/Aditya Pratama)

Sebelumnya, video seorang perempuan berseragam ASN Pemkot Boyolali yang tengah makan bakso viral di media sosial. Sang perempuan terlihat sedang berbicara dengan seseorang yang tidak terekam kamera. Ia lantas menyatakan adanya intruksi untuk memenangkan pasangan Ganjar-Mahfud.

Dalam video itu, wanita yang tak diketahui namanya itu sempat menyinggung adanya instruksi dari Bupati Boyolali.

"Nek (kalau) itu udah jadi rahasia umum si mas, diarahkan untuk menangkan PDIP dan memilih Ganjar," ujar perempuan tersebut.

“Seng biasane instruksino nek menurutku biasane, yo, bupati. Karena kene kan seng duwe kuasa (Biasanya yang menginstruksikan itu menurutku bupati. Karena dia yang memiliki kuasa),” kata wanita itu.

Selain itu turut viral di media sosial surat undangan koordinasi ASN Boyolali serta daftar nilai iuran Pilpres 2024 yang turut menyertakan tangkapan layar percakapan WA serta bukti transfer uang.

3. Bawaslu pastikan akan usut dugaan pelanggaran

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Menanggapi video tersebut, Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty memastikan akan menindaklanjuti dugaan pelanggaran netralitas ASN tersebut.

Dia menyebut, Bawaslu Boyolali sedang menelusuri video yang beredar di medsos tersebut.

"Bawaslu Boyolali tengah menelusuri kebenaran video termaksud," ucap Lolly dalam keterangannya, Selasa (21/11/2023).

Editorial Team

Related Article