Jakarta, IDN Times - Aksi pelaku pelecehan seksual di KRL Commuter Line makin meresahkan. Pada Sabtu, (2/5/2026), seorang pengguna KRL menceritakan pengalaman buruknya di media sosial Threads dan Instagram.
Kala itu, dia sedang menggunakan KRL tujuan Tanah Abang. Insiden buruk dimulai saat kereta yang ditumpanginya berhenti di Stasiun Kebayoran. Dia sedang berdiri di dekat pintu gerbong perempuan. Lalu, dia menyadari ada kaki bersandal hitam di bawah peron.
Perlu diketahui, sebagian peron di Stasiun Kebayoran menggunakan peron semipermanen yang terbuat dari baja. Di bagian bawah peron itu ada ruang kosong, tidak seperti peron permanen yang terbuat dari beton.
Peron semipermanen di Stasiun Kebayoran berfungsi sebagai peron tambahan untuk melayani naik-turun penumpang di gerbong-gerbong depan/belakang, termasuk gerbong perempuan.
