Relawan Sahabat Ara Deklarasi Dukung Gusti Bhre

- Relawan Maruarar Sirait dan Ketua Umum Pemuda Katolik mendukung Gusti Bhre sebagai calon Wali Kota Solo 2024.
- Gusti Bhre dianggap pemimpin muda kreatif, bijaksana, berbudaya, visioner, dan pantas melanjutkan pembangunan di Kota Solo.
- Gusti Bhre didukung karena dianggap representasi pemimpin muda yang berbudaya, visioner, dan bisa merealisasikan harapan masyarakat Solo.
Jakarta, IDN Times - Relawan Maruarar Sirait, Sahabat Ara mendeklarasikan dukungan kepada Raja Mangkunegaran Mangkunegara X, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo alias Gusti Bhre sebagai calon Wali Kota Solo 2024.
Selain Ara, Ketua Umum Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma juga mendeklarasikan dukungannya untuk Bhre. Dukungan tersebut diwujudkan dalam acara Konsolidasi Bang Ara dan Stefanus Gusma untuk mendukung Gusti Bhre di Wisma Dewa-Dewi, Surakarta, Senin, (5/8/2024).
1. Alasan Sahabat Bang Ara dukung Gusti Bhre

Gusma sebagai koordinator relawan dan penggagas acara mengatakan konsolidasi ini dibuat karena Gusti Bhre dianggap pemimpin muda kreatif, sosok bijaksana dan dekat dengan masyarakat. Gusti Bhre dianggap representasi pemimpin muda yang berbudaya, dan visioner.
"Gusti Bhre, adalah suksesi Mangkunegaran menjadi pusat kebudayaan Jawa yang terkenal. Ia representasi pemimpin muda yang berbudaya. Masyarakat Solo membutuhkan ide-ide segar dari Gusti Bhre," ujar dia.
2. Kemajuan di Solo harus dilanjutkan

Gusma menyebutkan, Gusti Bhre adalah sosok yang pantas melanjutkan pembangunan di Kota Solo setelah Pak Jokowi dan Gibran. Tidak saja pada aspek fisik seperti infrastruktur tetapi juga non fisik seperti sumber daya manusia dan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat. Gusti Bhre memiliki kompetensi, berjiwa integritas.
Indikator lain adalah Solo kini menjadi kota yang menggembirakan. Pertumbuhan ekonomi yang sehat dengan kota modern terkemuka, penguatan UMKM, pengembangan destinasi wisata, berbagai penghargaan dibidang lingkungan hidup, serta kota paling toleran ke-3 di Indonesia.
Gusma menilai, kemajuan signifikan ini perlu dilanjutkan oleh seorang pemimpin yang kreatif, tidak ekslusif, dan seorang pemimpin yang humanis tanpa membeda-bedakan agama, suku, ras, dan budaya. Gusti Bhre adalah sosok yang bisa merealisasikan semua harapan itu.
3. Gusti Bhre hormati dukungan Sahabat Ara

Pada kesempatan yang sama, hadir juga Gusti Bhre dan putra Maruarar, Joshua Sirait. Gusti Bhre sempat menyapa para pendukung. Ia meminta masyarakat untuk tetap merawat kebudayaan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat Jawa.
"Kalian adalah spirit dan berkat tersebar bagi saya. Saya ucapkan terima kasih atas semangat dan dukungan sehingga saya bisa hadir di sini. Mohon doa dan dukungan untuk selanjutnya," sapa Gusti Bhre kepada Sahabat Bang Ara.
Di akhir acara, Stefanus Gusma dan Joshua Sirait menyerahkan simbol perjuangan dan keberlanjutan pembangunan Kota Solo berupa blangkon dan selop kepada Gusti Bhre.