Jakarta, IDN Times - Iran menyebutkan sedikitnya 114 situs budaya dan bersejarah di negara tersebut mengalami kerusakan akibat serangan udara Amerika Serikat (AS)-Israel sejak 28 Februari. Di antara situs yang terdampak terdapat 48 museum dan enam kawasan kota bersejarah di Teheran, Isfahan, Sanandaj, Kermanshah, Qom, dan Khansar.
“Berdasarkan penilaian lapangan terbaru dan laporan para ahli, sejauh ini 114 situs budaya dan bersejarah, termasuk situs Warisan Dunia, situs yang terdaftar secara nasional, serta lokasi bersejarah bernilai tinggi, telah mengalami kerusakan,” kata Kementerian Warisan Budaya, Pariwisata dan Kerajinan Tangan Iran dalam pernyataan pada Selasa (23/3/2026), dikutip dari Anadolu.
Pihaknya menyebutkan bahwa berdasarkan hukum internasional, termasuk Konvensi Den Haag tahun 1954, setiap tindakan militer yang mengakibatkan penghancuran atau kerusakan terhadap warisan budaya merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional dan ancaman langsung terhadap memori sejarah umat manusia.
