Jakarta, IDN Times - Memasuki dua pekan sejak terjadinya lonjakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang keluar dari jaringan penipuan daring di Kamboja, jumlah WNI yang melapor ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh terus bertambah.
Hingga Kamis (29/1/2026) pukul 18.30 waktu setempat, tercatat sebanyak 2.752 WNI datang langsung ke KBRI untuk meminta bantuan kepulangan ke Indonesia.
Lonjakan laporan ini terjadi menyusul pengetatan penindakan oleh Pemerintah Kamboja terhadap sindikat penipuan daring. Banyak WNI dilaporkan keluar dari tempat kerja mereka dan mencari perlindungan serta pendampingan dari perwakilan RI.
KBRI Phnom Penh saat ini tengah menangani proses pendataan, verifikasi, serta fasilitasi kepulangan para WNI tersebut. Sebagian di antaranya telah berhasil kembali ke Tanah Air, meski jumlahnya masih terbatas.
Di tengah meningkatnya jumlah WNI yang membutuhkan bantuan, KBRI Phnom Penh mengatakan, terus mengintensifkan koordinasi dengan otoritas Kamboja dan instansi terkait di Indonesia guna mempercepat proses pemulangan secara tertib dan aman.
