Jakarta, IDN Times – Lanskap politik Israel mendadak memanas setelah dua eks Perdana Menteri (PM) Israel, Naftali Bennett dan Yair Lapid, resmi melebur partai mereka ke dalam satu faksi baru bernama “Together”. Langkah ini diarahkan untuk menantang dominasi PM Israel Benjamin Netanyahu pada pemilihan umum yang diprediksi digelar akhir tahun ini.
Aliansi itu tak sekadar manuver politik, melainkan upaya menyatukan suara oposisi yang lama terpecah. Dalam pernyataan di televisi pada Minggu (26/4/2026), Bennett menyebut kolaborasi itu sebagai langkah besar bagi masa depan negara dan mengatakan ini “langkah paling patriotik dan Zionis” yang pernah mereka tempuh.
