Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Netanyahu Akui Idap Kanker Prostat, Gimana Kondisinya?

Netanyahu Akui Idap Kanker Prostat, Gimana Kondisinya?
potret Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu (commons.wikimedia.org/MSC)
Intinya Sih
  • Benjamin Netanyahu mengungkapkan bahwa ia sempat menjalani perawatan kanker prostat secara diam-diam, dengan laporan medis yang ditunda dua bulan untuk mencegah penyalahgunaan informasi oleh pihak luar.
  • Pemeriksaan lanjutan menemukan tumor ganas kecil di prostatnya, dan Netanyahu menjalani terapi radiasi selama sekitar dua setengah bulan hingga dinyatakan pulih sepenuhnya.
  • Sebelum diagnosis kanker, Netanyahu juga pernah menjalani beberapa tindakan medis seperti pemasangan alat pacu jantung pada 2023 dan operasi hernia pada 2024.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengungkapkan dirinya sempat menjalani perawatan kanker prostat secara diam-diam. Hal ini disampaikannya pada Jumat (24/4/2026), bersamaan dengan publikasi hasil pemeriksaan kesehatan tahunannya.

Netanyahu yang kini berusia 76 tahun menjelaskan laporan medis tersebut sengaja ditunda selama dua bulan. Ia menyebut penundaan itu dilakukan agar informasi mengenai kondisinya tidak dimanfaatkan sebagai ‘bahan propaganda’ oleh Iran.

Dalam laporan tersebut, terungkap Netanyahu untuk pertama kalinya didiagnosis mengidap kanker. Ia sebelumnya telah menjalani operasi pembesaran prostat pada Desember 2024, yang saat itu diumumkan secara resmi oleh Kantor Perdana Menteri.

Setelah operasi tersebut, pemeriksaan lanjutan menemukan adanya tumor ganas berukuran kurang dari satu sentimeter di prostatnya. Temuan ini juga diperkuat melalui dua surat dari tim dokter yang dirilis kepada publik.

“Ini adalah deteksi dini lesi yang sangat kecil, tanpa metastasis, seperti yang dikonfirmasi oleh semua tes lain tanpa keraguan,” katanya, dikutip dari CNN.

Meski tidak merinci waktu pemeriksaan terakhir, sumber yang mengetahui hal tersebut menyebutkan, diagnosis kanker itu terungkap beberapa bulan lalu. Netanyahu kemudian menjalani terapi radiasi selama sekitar dua setengah bulan dan baru saja menyelesaikan perawatannya.

Ia menyatakan telah memilih terapi radiasi terarah sebagai metode pengobatan, dan hasilnya dinilai berhasil. “Bintik itu hilang sepenuhnya,” ujarnya.

Netanyahu juga menegaskan bahwa kondisinya kini telah pulih. “Syukurlah, saya sehat. Saya mengalami masalah medis kecil dengan prostat saya yang telah sepenuhnya diobati,” katanya.

Sepanjang masa jabatannya, Netanyahu memang beberapa kali menjalani tindakan medis. Pada Juli 2023, ia dipasangi alat pacu jantung setelah dirawat akibat ‘blok jantung sementara’.

Sebelumnya, ia juga sempat dilaporkan mengalami ‘episode pingsan’, meskipun kantornya hanya menyebutkan gejala pusing. Saat menjalani prosedur pemasangan alat pacu jantung, ia menunjuk seorang menteri untuk menggantikannya sementara waktu.

Selain itu, pada Maret 2024, Netanyahu juga menjalani operasi hernia, yang merupakan tindakan serupa dengan yang pernah ia jalani sekitar 11 tahun sebelumnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwi Agustiar
EditorDwi Agustiar
Follow Us

Related Articles

See More