Jakarta, IDN Times - Isu Laut China Selatan (LCS), sejauh ini, tampaknya belum sepenuhnya menemui titik damai antara pihak-pihak yang terlibat. Secara spesifik, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) masih sangat ambisius dalam kegiatan reklamasi atau pengerjaan pulau-pulau buatan, khususnya di bagian selatan LCS, Kepulauan Spratly, sejak tahun 2013.
Bukan sembarang dibangun, pulau-pulau tersebut nyatanya menyuguhkan banyak manfaat bagi China. Salah satunya adalah memberikan peningkatan keamanan dalam hal ketahanan energi.
Akan tetapi, banyak yang lupa kalau pembentukan pulau-pulau buatan tersebut justru menimbulkan dampak yang parah terhadap lingkungan sekitar LCS. Lebih tepatnya, proses pengerukanlah yang menjadi pemicu utama kerusakan tersebut.
Lantas, dampak lingkungan apa saja yang bisa timbul akibat pembangunan pulau buatan di Laut China Selatan? Simak ulasan selengkapnya berikut ini!