ilustrasi NATO-Ukraina (unsplash.com/Marek Studzinski)
Dilansir ABC News, Oreshnik merupakan rudal balistik jarak menengah yang diklaim Presiden Rusia Vladimir Putin memiliki kecepatan hingga 10 kali kecepatan suara atau Mach 10. Senjata canggih ini disebut mustahil dicegat oleh sistem pertahanan udara yang ada saat ini.
Media pemerintah Rusia melaporkan rudal ini hanya butuh waktu 11 menit untuk mencapai pangkalan udara di Polandia. Sementara, waktu tempuh ke markas besar NATO di Brussels diperkirakan hanya memakan waktu 17 menit.
Dengan jangkauan operasional hingga 5.500 kilometer, Oreshnik secara teori dapat menyerang target di seluruh Eropa hingga AS bagian barat. Potensi daya hancurnya dianggap setara dengan senjata nuklir meskipun saat hanya menggunakan hulu ledak konvensional, dilansir Straits Times.
Doktrin nuklir Rusia yang baru diketahui telah menempatkan Belarus di bawah payung perlindungan nuklir Moskow. Putin memperingatkan, Moskow akan memperluas perolehan wilayah di Ukraina jika tuntutan damai mereka ditolak oleh Kiev dan sekutunya.