Jakarta, IDN Times - Presiden Afrika Selatan (Afsel), Cyril Ramaphosa mengungkapkan penerjunan tentara dan polisi ke sejumlah wilayah dengan tingginya kasus kriminalitas. Langkah ini untuk menjamin keamanan di negaranya.
“Tentara akan diterjunkan di Western Cape, lokasi magnet wisatawan, Cape Town, dan Gauteng yang menjadi pusat finansial, Johannesburg. Organisasi kriminal adalah ancaman besar bagi demokrasi, masyarakat, dan pembangunan ekonomi,” ungkapnya, dikutip dari Africa News, Selasa (17/2/2026).
Beberapa bulan terakhir, Afsel dilanda krisis keamanan dan maraknya kasus kriminalitas. Kasus kriminalitas tersebut didorong oleh geng penyelundup narkoba, penambang ilegal, dan lainnya.
