Jakarta, IDN Times - Sejumlah agen intelijen Amerika Serikat melaporkan hasil investigasi terkait progres negosiasi AS dan Iran untuk mengakhiri perang. Laporan tersebut termuat di dalam laporan New York Times pada Rabu (1/4/2026) yang dikutip oleh Jerusalem Post, Kamis (2/4/2026).
Dalam laporan tersebut, sejumlah agen intelijen AS menyebut Iran kini masih enggan bernegosiasi dengan AS untuk mengakhiri perang. Sebab, menurut mereka, kekuatan Iran kini masih sangat mumpuni untuk menyerang AS dan sekutunya, Israel. Dalam laporan tersebut, mereka juga mengatakan Iran masih ogah berdamai dengan AS.
