Jakarta, IDN Times - Sebuah ledakan terjadi di dekat Parlemen Honduras beberapa saat sebelum dimulainya rapat. Insiden ini mengakibatkan seorang anggota parlemen oposisi, Gladys Aurora Lopez, mengalami luka-luka di bagian kepala dan punggung.
Dilansir The Latin Times, pelemparan bom ini terjadi ketika Lopez menanggapi jawaban dari wartawan. Sementara, rapat pleno parlemen rencananya akan membahas hasil pemilihan umum (pemilu) yang yang mendeklarasikan kemenangan calon presiden dari Partai Nasional, Nasry Asfura.
Pada Desember 2025, Honduras sudah mengadakan pemilu untuk menentukan pemimpin 4 tahun ke depan. Namun, pilpres Honduras dilanda masalah dugaan kecurangan dan intervensi dari Amerika Serikat (AS).
