Jakarta, IDN Times - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mendorong Pemerintah Indonesia untuk memanfaatkan momentum serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, agar bisa hengkang dari Board of Peace (BoP). Sebab, sejak Negeri Paman Sam dan Israel sama-sama melakukan agresi militer lebih dulu terhadap Iran, maka BoP sudah tak lagi berfungsi untuk menciptakan perdamaian di Gaza, Palestina.
"Kita juga bisa memanfaatkan serangan ke Iran ini dengan menyatakan secara tegas 'maaf, Indonesia tidak bisa berada dalam forum perdamaian yang menutup mata pada pelanggaran hukum internasional oleh pendirinya sendiri.' Keluar dari Board of Peace bukan tindakan anti-perdamaian," ujar Anies di dalam akun media sosialnya pada Jumat (6/3/2026).
Justru berani hengkang dari BoP adalah cara untuk menunjukkan prinsip bebas aktif yang selama ini menjadi arah kebijakan luar negeri Indonesia. Pemerintah seharusnya bisa memilih dengan forum mana saja bisa diikuti oleh Indonesia.
"Bebas aktif bukan berarti asal ikut di semua meja. Bebas aktif adalah kewajiban memilih meja yang selaras dengan prinsip kita yaitu membela kedaulatan, menegakan hukum internasional, dan membela korban penjajahan. Bukan malah memberi karpet merah kepada pelakunya," ujar pria yang pernah menjadi capres melawan Prabowo Subianto di pemilu 2024 lalu itu.
