Jakarta, IDN Times – Pentagon sedang mengevaluasi rencana pengiriman hingga 10 ribu personel darat tambahan ke kawasan Timur Tengah, sebagaimana dilaporkan The Wall Street Journal. Opsi ini mencakup pengerahan unit infanteri beserta kendaraan lapis baja guna memperluas pilihan operasi militer bagi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Jika disetujui, kekuatan baru tersebut akan memperkuat kehadiran militer yang telah ada. Saat ini, sekitar 5 ribu Marinir dan pelaut serta 2 ribu prajurit dari Divisi Airborne ke-82 Angkatan Darat sudah lebih dulu ditempatkan di kawasan itu.
