tentara Hizbullah saat latihan militer (Tasnim News Agency, CC BY 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by/4.0>, via Wikimedia Commons)
Departemen Keuangan AS merilis daftar sembilan tokoh yang terkena sanksi ekonomi. Beberapa di antaranya adalah politikus Hizbullah, termasuk anggota parlemen Hassan Fadlallah, Hussein al-Hajj Hassan, Ibrahim al-Moussawi, dan seorang mantan menteri Mohamed Abdel-Motalleb Fanich.
Pejabat keamanan dari Gerakan Amal, Ahmad Asaad Baalbaki dan Ali Ahmad Safawi, tidak luput dari hukuman ini. AS menuduh mereka melakukan koordinasi militer untuk mendukung agenda Hizbullah di wilayah selatan Lebanon.
Dua perwira militer Lebanon, Khattar Nasser Eldin dan Samir Hamadi, ikut masuk dalam daftar hitam. Duta besar Iran yang ditunjuk untuk Lebanon, Mohammad Reza Sheibani, juga dijatuhi sanksi karena memfasilitasi dukungan material kepada kelompok tersebut.
"Hizbullah adalah organisasi teroris yang harus dilucuti sepenuhnya. Departemen Keuangan akan terus mengambil tindakan terhadap pejabat yang telah menyusup ke pemerintah Lebanon," ujar Menteri Keuangan AS Scott Bessent, dilansir The National.