Jakarta, IDN Times - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Pete Hegseth, pada Rabu (4/3/2026), mengatakan bahwa Washington sedang menyelidiki serangan udara terhadap sebuah sekolah dasar putri di Iran selatan, yang dilaporkan menewaskan 175 orang dan melukai 95 lainnya.
Sekolah Shajareh Tayyebeh di kota Minab dibom saat hari pertama serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026). Otoritas Iran menyebut sebagian besar korban tewas adalah anak perempuan berusia 7-12 tahun. Teheran menuduh AS dan Israel bertanggung jawab atas pengeboman itu, tapi militer Israel mengaku tidak mengetahui adanya serangan Israel maupun AS di wilayah tersebut.
“Yang bisa saya katakan adalah kami sedang menyelidikinya,” kata Hegseth kepada wartawan saat ditanyai mengenai serangan tersebut. Ia menambahkan bahwa militer AS tidak pernah menargetkan situs sipil.
