ilustrasi serangan udara (pexels.com/Tolga Ahmetler)
Semua serangan tadi dilakukan AS di saat negosiasi perdamaian dengan Iran kini sedang berjalan. AS dan Iran sendiri sudah menggelar negosiasi lanjutan sejak Kamis (21/5/2026) pekan lalu. Namun, negosiasi kali ini dilakukan secara tidak langsung. Sebab, AS dan Iran hanya berkirim pesan saja lewat Pakistan yang berperan sebagai mediator.
Dalam negosiasi tersebut, AS dan Iran berhasil membuat draf kesepakatan antara kedua pihak. Dalam draf tersebut, AS bersedia menyudahi sanksi ekonomi terhadap Iran, bersedia meminta Israel berhenti menyerang Lebanon, dan bersedia menghentikan blokade terhadap pelabuhan Iran. Sementara itu, Iran bersedia membuka Selat Hormuz secara penuh. AS dan Iran juga menyepakati perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari.
Draf kesepakatan tadi hingga kini belum difinalisasi oleh AS dan Iran. Sebab, kedua negara masih ingin berdiskusi agar kesepakatan bisa menguntungkan kedua pihak dan bisa menghasilkan perdamaian. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menyebut proses diskusi dengan Iran membutuhkan waktu berhari-hari. Jadi, kesepakatan antara AS dan Iran belum bisa disetujui dalam waktu dekat.