Jakarta, IDN Times - Hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan Venezuela memanas setelah Washington mengerahkan kapal perangnya ke perairan Karibia Selatan, dekat dengan wilayah Venezuela. Pengerahan besar yang terdiri dari tujuh kapal perang dan satu kapal selam nuklir ini disebut sebagai bagian dari operasi kontra-narkotika yang menargetkan kartel di Amerika Latin.
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, mengecam langkah tersebut dan menyatakan negaranya siap untuk mempertahankan kedaulatannya. Pengerahan kekuatan militer AS kali ini dinilai lebih besar dibandingkan dengan operasi-operasi yang biasa dilakukan di kawasan tersebut.